Ditreskrimsus Polda Sultra Berhasil Tangkap Penimbun  Solar Subsidi di SPBU Rabam Kendari

260
Kasubbid penmas humas Polda Sultra Kompol Dolfi Kumaseh

RAKYATSULTRA.COM, KENDARI –  Angkut  1,4 Ton BBM solar bersubsidi  menggunakan baby tank yang disembunyikan dalam box mobil,  seorang warga kendari  diamankan Ditreskrimsus Polda Sultra, Jumat (15/1/2021)

 

Hal itu dikatakan  Kasubbid penmas Humas Polda Sultra Kompol Dolfi Kumaseh yang membenarkan adanya pengungkapan dan Penangkapan  terhadap pelaku  YD,  saat tengah melakukan pengisian  BBM Subsidi  jenis Solar ke dalam Box Mobil di SPBU Rabam Kendari.

 

Lanjut Kompol Dolfi mengatakan ,  Tim  Ditreskrimsus Polda Sultra  lalu masuk ke SPBU dan memeriksa mobil tersebut. Ternyata tangki kendaraan telah dimodifikasi sehingga dapat menampung BBM hingga 1,4 ton.

Saat menjalani pemeriksaan, tersangka YD mengaku  mobil box  yang digunakannya tersebut sudah di modifikasi dengan tangki rakitan  BBM yang mampu memuat  1,4  Ton BBM  ilegal  jenis  Solar . BBM solar tersebut didapat dengan cara membeli di SPBU  Rabam secara berulang dan nantinya  akan dijual secara ilegal.

 

Saat ini, Mobil Box yang berisikan tangki rakitan yang berisi solar subsidi 1,4 ton tersebut , kini sudah dalam pengamanan Ditreskrimsus Polda Sultra.  “ Saat ini polisi masih mendalami, bahwa minyak solar tersebut akan didistribusikan kemana pemiliknya,” terangnya

 

Kompol Dolfi Kumaseh menambahkan,  Setidaknya, penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap 5 orang saksi, “ Sudah melakukan pemeriksaan 5 saksi, ini sudah proses penyelesaian berkas segera limpahkan tahap satu ke kejaksaan, “ ungkapnya

 

Sementara itu,  saat di konfirmasi awak media,  Senior Supervisor Communication and Relation Pertamina MOR VII Taufik  Kurniawan mengapresiasi pihak kepolisian yang berhasil menangkap oknum penimbung BBM Subsidi jenis Solar di SPBU Rabam Kendari.

 

Kata dia, PT Pertamina mengapresiasi langkah kepolisian Sulawesi Tenggara yang berhasil menindak oknum tersebut. Hal tersebut merupakan tindak pidana karena sangat merugikan masyarakat dan negara. BBM Solar Subsidi  di SPBU merupakan produk yang memperoleh subsidi dari Pemerintah, yang telah diatur penerima yang berhak.

 

“ Terkait kejadian tersebut, Pertamina MOR VII akan  memberikan sanksi administratif berupa penghentian sementara pasokan Solar ke SPBU, sampai dengan statusnya ditetapkan oleh pihak Kepolisian,” kata Taufik . Taufik menambahkan  bahwa Pertamina akan terus berkoordinasi dengan pihak Kepolisian.

 

Sekedar diketahui, dari penelusuran RakyatSultra.com , PT Pertamina Mor VII telah berulang kali menjatuhkan sanksi berupa penghentian distribusi kepada pengelola sentral pengisian bahan bakar umum (SPBU)  Rabam Kendari yang beberapkali  terbukti melakukan pelayanan pengisian BBM dengan tangki mobil yang sudah dimodifikasi. Sanksi yang diberikan kepada SPBU itu berupa surat peringatan dan penghentian pasokan BBM Solar  pada tahun 2018 dan 2019. (P2)

 

,

 

 

 

 

 

Komentar Pembaca
Baca Juga !
.