Gubernur Sultra dan Kemenaker Gagas Pembentukan Balai Latihan Kerja Bertaraf Internasional

146
Gubernur Sultra dan Kemenaker RI Gagas Pembentukan Balai Latihan Kerja Bertaraf Internasional. 

 

KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara, H Ali Mazi SH, Pada Kamis, (21/01 2021), tepat pukul 13.00 Wita, menerima kunjungan kerja Direktur Jenderal Pembinaan, Pelatihan dan Produktivitas (Dirjen Binalattas) Kementerian Tenaga Kerja RI Budi Hartawan SE., M.A di rumah jabatan gubernur.

Kunjungan Dirjen Binalattas, Budi Hartawan, SE., M.A., didampingi Kepala Balai Latihan Kerja Kendari, Dr. La Ode Haji Polondu, S.Pd., M.Pd. Bersama Kepala Balai Peningkatan Produktivitas Kendari, Dra. Andi Asriani Koka, MM.

Sementara itu, Gubernur H. Ali Mazi, SH., didampingi oleh sejumlah Pejabat Tinggi Pratama, yakni: Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. Basiran, M.Si., Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Prov. Sultra, La Ode Ali Haswandy, SE., M.Si., Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Prov. Sultra, Drs. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Prov. Sultra, M. Ridwan Badallah, S.Pd., MM.
Selain itu, Nampak pula yang mendampingi Gubernur Sultra, diantaranya, Dr. La Ode Geo (Akademisi), Dr. Roni Yakub, M.Si., Nasruan, M. Si. (Mantan Sekwan Provinsi Sultra) dan La Fariki, S.Hut., M.Si. (Peneliti Madya, Balitbang Provinsi Sultra).

Pertemuan tersebut menjadi agenda utama dari Dirjen Binalattas, setelah melakukan pembekalan di Balai Latihan Kerja Kendari. Pada pertemuan tersebut menghasilkan beberapa kesepakatan antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dengan Kementerian Tenaga Kerja RI.

Beberapa kesepakatan yang dihasilkan dan menjadi pilot project BLK Kendari adalah membangun Balai Latihan Kerja bertaraf Internasional. Pembangunan BLK Internasional menjadi komitmen penting kedua belah pihak, oleh sebab itu, Gubenur Sultra menawarkan gagasan untuk memberi hak pinjam pakai lahan Dinas Sosial Provinsi Sultra untuk digunakan pembangunan dan perluasan Kantor BLK Kendari. perluasan bangunan menjadi entry point dalam persyaratan BLK Internasional.

Dalam proses pinjam pakai nantinya, setelah melalui evaluasi paripurna dan dirasa cukup signifikan kehadiran BLK Kendari, maka akan dilakukan proses hibah atas tanah tersebut.

Selain membahas proses pinjam pakai lahan pemerintah Daerah, pertemuan tersebut juga membahasa dan menghasilkan beberapa kesepakatan yang mana pentingnya menciptakan tenaga kerja lokal yang mandiri dan professional, tenaga kerja asing yang taat asas, serta menciptakan output sekolah kejuruan yang link & match dengan dunia dan pasar kerja, baik di Lokal maupun nasional.

Tak kalah penting juga dibahas bagaimana mengemas konsep destinasi wisata yang terintegrasi dengan pengembangan UMKM berbasis tenaga kerja lokal yang dapat membantu pembangunan wisata sultra yang maju dan mampu menarik wisatwan mancanegara.

Diakhir pertemuan, baik gubernur H. Ali Mazi, SH., maupun Budi Hartawan, SE., M.A., menyepakati akan ada pertemuan lanjutan dengan Menteri Tenaga Kerja RI, dalam rangka pembahasan lanjutan dan kerjasama pembangunan Balai Latihan Kerja Internasional di Kendari.

Selain itu, juga akan dikerjasamakan pembukaan sekolah-sekolah kejuruan berbasis dunia usaha, pertambangan dan wisata serta melakukan bimbingan teknis dan masa orientasi bagi tenaga kerja lokal dan tenaga kerja asing dalam rangka meningkatkan profesionalisme tenaga kerja lokal dan pemahaman nilai-nilai kearifan lokal di Sulawesi Tenggara oleh tenaga kerja asing. (rls/aji)

Komentar Pembaca
Baca Juga !
.