SC Musprov Kadin Sultra Merasa Malu Jika Ada Calon Ketua Kadin Persoalkan Uang Pendaftaran Rp 500 juta

318
Ketua Steering Committee (SC) Musyawarah Provinsi (Musprov) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara, Muhammad Saleh.

RAKYATSULTRA.COM, KENDARI – Ketua Steering Committee (SC) Musyawarah Provinsi (Musprov) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara, Muhammad Saleh angkat bicara terkait kontribusi untuk setiap calon yang dinyatakan lolos verifikasi dan bersyarat sebesar Rp 500 juta untuk digunakan bersama-sama dalam pelaksanaan Musprov Kadin Sultra pekan depan.

Kembalikan Formulir Calon Ketua Kadin Sultra, FH Siap Berkompetisi

“Malu Kita, Masa pengusaha besar untuk menjadi ketua Kadin uang Rp 500 juta dipersoalkan. Ini justru menjadi suatu kebanggaan derajat Kadin Sulawesi Tenggara,” ucap Saleh saat ditemui di Sekretariat Kadin Sultra, Selasa (5/1/2021).

Saleh menjelaskan, pada tanggal 4 Januari 2021 merupakan batas akhir pengembalian berkas bakal calon. Kata dia, sebagai Ketua SC, dirinya tidak ingin memberatkan kandidat, karena kasihan juga apabila semua kandidat mengembalikan berkas pada hari itu.

 

” Kalau kita minta bersamaan untuk menyetor kontribusi sementara dokumen mereka atau berkas mereka belum diverifikasi oleh SC. Siapa tahu dalam proses verifikasi ada diantara empat itu ada yang gugur kasihan orang sudah menyetor gugur lagi. Apalagi itu bukan uang kecil. Akhirnya kita siasati bagian yang terverifikasi dari SC kita hubungi untuk dimintai kontribusinya sesuai salah satu pada berita acara yang disetujui kandidat,” sebutnya

Kadin Harus Memikirkan Pelaku UMKM

Lanjut dia, Kontribusi Rp 500 juta itu merupakan salah satu persyaratan wajib bagi calon ketua Kadin setelah lulus berkas.

“Calon ketua Kadin Anton Timbang kemarin mendesak dia langsung mau menyetor tapi saya bilang jangan. Tunggu hasil verifikasi. Insya Allah saya garansi pukuli:00 Wita, saya rapat steering committee, saya usahakan akan maraton dan akan selesaikan sampai pukul 20:00 malam. Alhamdulillah bisa diselesaikan,” ucap Saleh

Acara penerimaan berkas kemarin oleh panitia, yang dilakukan langsung oleh masing-masing kandidat. Setelah itu, pihaknya akan menghubungi kandidat yang lolos verifikasi, bahwa sudah bisa untuk menyetor. Namun, kata dia, tidak berarti yang tidak menyetor malam itu akan gugur.

Berita terkait

Selamat Bertugas Kapolri Baru!

Rakyat Sultra Digital Edisi 28 Januari 2021

Kadin Sultra Buka Penjaringan Calon Ketua, Anton Timbang Pendaftar Pertama.

” ini checklist dari Anton timbang yang menyerahkan berkas bakal calon. Tertera di poin kontribusi dana diserahkan setelah lulus berkas. Hanya karena dia paksakan mau langsung diterima pada saat dia serahkan, lalu saya bilang tidak bisa mesti harus dievaluasi dulu tapi karena kamu ingin paksakan saya bilang oke. Evaluasi sampai pukul 20:00 baru nanti saya hubungi baru kamu menyetor, itu silakan. Tidak berarti yang tidak menyetor pada malam itu berarti gugur, saya masih beri kesempatan besok karena. Bagaimana dengan calon yang lolos dan memenuhi syarat kita mau paksakan sementara bank sudah tutup,” ketusnya.

 

Sementara itu salah satu bakal calon Ketua Kadin yang juga lolos verifikasi, La Mandi, telah menyerahkan biaya kontribusi berupa cek senilai Rp 500 juta sejat tanggal 4 Januari 2021. ” Saya bilang tidak usah nanti kami terima tunai saja beri kesempatan sampai besok saja,” terang saleh.

 

Dirinyapun menegaskan tidak pernah sekalipun menyatakan bahwa, yang tidak menyetor pada tanggal 4 Januari 2021, gugur.

Sebelumnya sebanyak 6 calon yang mendaftar sebagai bakal calon ketua Kadin dan hanya 4 calon yang mengembalikan formulir pendaftaran yakni Antong Timbang, Haris Andi Surahman, Fajar Hasan, dan Mandi.SE. Berarti SC hanya memverifikasi empat berkas bakal calon ketua Kadin Sultra.

Setelah SC menggelar rapat, akhirnya SC mengambil kesimpulan bahwa hanya dua calon yang memenuhi persyaratan calon ketua Kadin Sultra. Yakni Anton Timbang dan La Mandi, SE. merekapun wajib memberikan kontribusi sebesar Rp 500 juta yang dikhususkan bagi calon yang lolos verifikasi.

Lanjut dia, Persyaratan tersebut sudah sesuai dengan aturan yang ada dan sesuai dengan AD/ART. Uang Kontribusi itu akan digunakan untuk operasional kegiatan musprov Kadin Sultra, dan sisanya akan disimpan di kas Kadin untuk operasional pengurus yang baru nantinya,

Kadin Siap Kembalikan Kejayaan Udang Sitto
” Ada di AD/ ART organisasi, di situ ada menyangkut masalah sumber dana. di situ tidak tersirat nilainya tapi SAH tergantung kebijakan panitianya bagaimana caria dia menghidupkan Kadin, Karena Kadin ini tidak meminya permohonan dana pada siapapun. Haram bagi Kadin Musprovnya meminta dana dimana-mana,” pungkasnya.

Sekadar informasi, KADIN Sultra akan melaksanakan Musyawarah Provinsi (Musprov) ke7 yang dijadwalkan pada 11 sampai 13 Januari 2021 ini. Kedua Caketum akan memperebutkan sebanyak 64 suara dalam pemilihan ketua Umum (Ketum) Kadin Sultra masa bakti 2021-2026. (p2/b/aji)

Komentar Pembaca
.