Serobot Lahan, Masyarakat Ancam Hentikan Paksa Aktifitas CV Unaaha Bakti Persada.

273
Divisi Hukum dan Advokasi DPD Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) kabupaten konawe utara (Konut) Hasrun, SH

RAKYATSULTRA.COM, KENDARI – Divisi Hukum dan Advokasi DPD Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) kabupaten konawe utara (Konut) Hasrun, SH., mendesak CV Unaaha Bakti Persada untuk menghentikan aktifitas pengerutan Ore di Desa Marombo Pantai Kecamatan Lasolo Kepulauan Kabupaten Konawe Utara.

 

Desakan masyarakat tersebut tentunya beralasan. Pasalnya, hingga hari ini tuntutan warga yang meminta ganti rugi lahan seluas 29 Hektare yang diserobot oleh CV Unaaha Bakti Persada, belum dibayarkan.

 

” Jika sampai 25 Januari 2021 nanti, tak juga ada jawaban untuk pembayaran lahan milik masyarakat, maka masyarakat akan memblokade jalan masuk lokasi pengambilan ore CV Unaaha Bakti hingga tuntutan masyarakat di penuhi. Kamipun meminta CV Unaaha Bakti hengkang dari lokasi lahan yang dimaksud,” tegasnya kepada awak media.  Sabtu (16/1/2021)

 

Hasrun pun secara gamblang mengatakan, seluruh lahan seluas 29 Hektare yang ditambang CV Unaaha Bakti tersebut memang milik warga yang merupakan hasil dari warisan orang tua dan telah diolah sejak tahun 1960 dan dapat dibuktikan dengan adanya legalitas segel atau Surat Keterangan Tanah (SKT) yang dikeluarkan oleh pemerintah desa setempat.

Lanjut Hasrun mengungkapkan,Masyarakat telah berupaya melakukan kordinasi dan negosiasi dengan pihak CV Unaaha Bakti, namun sejauh ini belum ada tanggapan dan kepastian pembayaran dari pihak perusahaan.Padahal, CV Unaaha bakti Persada masih melakukan aktivitas pertambangan pengerukan ore nikel oleh oknum-oknum yang tidak bertangung jawab

” Saya, atas nama Masyarakat Desa Marombo Pantai Kecamatan Lasolo Kepulauan Kabupaten Konawe Utara.
akan melakukan upaya hukum, jika kalau ini ada pelangaran tentu kami pidanakan,” jelas Hasrun

Sementara itu Rakyatsultra.com hendak konfirmasi ke manajemen CV Unaaha Bakti terkait tuntutan Masyarakat di Desa Marombo, Direktur di PT Unaaha Bakti Persada Yusrin Usbar belum bisa mengomentari, ” No Coment,” ujarnya melalui pesan Whatsapp.(P2)

Komentar Pembaca
Baca Juga !
.