Tingkatkan Pengawasan Penyaluran BBM Di SPBU,  PT Pertamina Terapkan Digitalisasi Dan Cashless Payment

125
Penerapan Digitalisasi di SPBU Puwatu, Kota Kendari. (Foto: Ikhsan)

RAKYATSULTRA.COM, KENDARI – Dalam rangka upaya penerapan Subsidi BBM tepat sasaran, Pemerintah melalui BPH Migas memberikan penugasan kepada Pertamina dan lembaga penyalur BBM bersubsidi lainnya yang menyalurkan BBM dengan nilai oktan 88 (Premium) dan nilai cetane 48 (Solar) untuk melakukan pendataan kepada konsumen SPBU yang menggunakan produk tersebut. 

Hiswana Migas Sultra “Dorong” Pertamina Ekspansi Perthashop

 

Perintah tersebut tertuang dalam Surat Kepala BPH Migas No. 1685/Ka/BPH/2020 tanggal 28 Juli 2020 perihal Instruksi Pencatatan Nomor Polisi untuk Transaksi Pembelian JBT dan JBKP oleh Setiap Pengelola SPBU Pertamina. Pada pelaksanaannya, hal ini dilaksanakan secara bertahap di masing-masing wilayah. 

 

Unit Manager Communication, Relation & CSR MOR VII Laode Syarifuddin Mursali mengatakan dalam era digitalisasi ini semua data akan diproses secara digital. “Pendataan dilakukan untuk  mapping pengguna bahan bakar khususnya bahan bakar subsidi. Pertamina sebagai operator menjalankan kebijakan Pemerintah. Kami akan menjamin kerahasiaan data yang diberikan konsumen. Sehingga konsumen tak perlu khawatir dalam memberikan datanya,” ujar Laode 

OJK dan Pertamina Dapat Hibah Aset Tanah Dari Pemprov Sultra

Pendataan dilakukan dengan mencatat nama, nomor polisi kendaraan pengguna premium dan solar serta nomor telpon konsumen. 

 

“Kita ingin agar distribusi BBM bersubsidi tidak salah sasaran. Agar mereka yang menerima benar-benar yang berhak,” pungkas Laode. 

 

Berita terkait

Selamat Bertugas Kapolri Baru!

Rakyat Sultra Digital Edisi 28 Januari 2021

Selama periode pendataan ini apabila waktu pelayanan akan lebih lama, konsumen yang tidak memiliki banyak waktu dianjurkan untuk beralih kepada bahan bakar selain premium dan solar yang lebih berkualitas seperti Pertalite dan Pertamax untuk Gasoline serta Dexlite dan Pertamina Dex untuk Gasoil yang tidak membutuhkan pendataan. Apabila terdapat keluhan selama proses pelayanan masyarakat dapat langsung menghubungi call center 135.  

Ketua Hiswana Migas DPC IV Sultra, H Rahman Siswanto Latjcinta,

Sementara itu, Ketua Hiswana Migas Sultra, H Rahman Latjinta menyambut baik upaya PT Pertamina dalam penerapan Subsidi BBM tepat sasaran dengan digitalisasi di setiap SPBU. Lanjut H Rahman Latjinta, mengatakan  untuk wilayah Sulawesi Tenggara pendataan telah dilakukan secara bertahap. Pendataan dilakukan di SPBU yang menyediakan BBM Jenis Premium dan Solar sebelum konsumen melakukan transaksi. 

Pertamina bersama Hiswana Migas Bagikan Ratusan Paket Sembako di Kendari

” Pendataan dilakukan dengan menggunakan mesin EDC My Pertamina, sehingga dapat memperoleh data yang komprehensif mengenai pengguna BBM Jenis Premium dan Solar yang merupakan bahan bakar bersubsidi,” Ucapnya 

 

Lanjut  Rahman menyebutkan beberapa fitur digital di SPBU meliputi pre-purchase (bayar dulu baru isi BBM), cashless transaction (pembayaran via digital), dan pencatatan nomor polisi kendaraan yang melakukan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi.

Oase di Tengah Covid-19, Pertamina Hadir Tulus Melayani Pulihkan Ekonomi UMKM di Sultra

Kemudian, pencatatan nomor polisi kendaraan yang melakukan pengisian BBM subsidi, serta profiling customer yang berbasis loyalty program aplikasi MyPertamina, ” Masyarakat nantinya lebih mudah melakukan transaksi dan mengetahui ketersediaan BBM yang dibutuhkan,” pungkasnya (P2)

 

Komentar Pembaca
.