Investasi Alfamidi Terkendala Izin

112
Illustrati: Salah satu gerai Alfamidi

 

BAUBAU- Semangat penumbuhkembangan perekonomian di Kota Baubau dengan menghadirkan Alfamidi nampaknya sedikit mendapat kendala. Betapa tidak, salah perusahaan toko modern yang hampir tersebar di seluruh kawasan di Indonesia itu belum juga mengantongi secuil izinpun untuk dapat beroperasi di kota pemilik benteng terluas di dunia itu.

Pelaksana Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kota Baubau, Swarmawati menuturkan dalam pemenuhan perizinan di Kota Baubau dipastikan pihaknya dilakukan dengan teliti dan telah melalui sejumlah kajian. Hal itu dilakukan dalam semangat Pemkot Baubau untuk menata Kota Baubau sesuai peruntukannya.

“Kami di Penanaman Modal dan PTSP ini hanya menerbitkan saja surat izin beroperasi. Sementara kajian-kajian itu dilakukan oleh instansi teknis baik itu Dinas PUPR terkait bahkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan kalau seumpama bangunan itu merupakan toko atau tempat penjualan,” tuturnya.

Kata dia, perusahaan Alfamidi yang hendak membangun sejumlah outlet di Kota Baubau diyakini pihaknya belum mengantongi secuil permohonan izinpun. Sehingga tidak ada alasan bagi pihaknya untuk mengizinkan toko modern itu beroperasi di Kota Baubau.

“Bagaimana mungkin bisa beroperasi kalau mereka (Alfamidi,red) belum punya izin operasi baik itu SITU, SIUP bahkan izin membangun di Kota Baubau. Yang pasti kalau sudah lengkap permohonannya kami akan secepatnya tindak lanjuti dan itu berlaku bagi semua yang hendak mengajukan permohonan izin di Kota Baubau,” tambahnya.

Dia menambahkan, dari informasi yang diperoleh pihaknya, Alfamidi baru mengantongi izin prinsip untuk membangun puluhan otlet dari Pemkot Baubau. Sementara rekomendasi instansi teknis baik itu rekomendasi dari Dinas PUPR dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan belum juga dipenuhi oleh Perusahaan tersebut.

“Kalau rekomendasi dari PUPR itu terkait Ficibiliti Study (FS) yang berkenaan tentang zonasi penataan dan peruntukan ruangnya. Apakah dilokasi yang dimaksud Alfamidi itu bisa dibangun dan beroperasi atau tidak. Setelah semua terpenuhi dari rekomendasi instansi teknis itu maka tidak ada alasan untuk kami tidak menerbitkan izin tersebut,” jelasnya.

Dijelaskan, dalam pantauan pihaknya dilapangan, kehadiran Alfamidi nampaknya sempat mendapat penolakan dari sejumlah kalangan tak terkecuali dari Mahasiswa.

Dimana, Alfamidi diyakini dapat mematikan perekonomian pedagang kecil yang ada disekitar lokasi pembanguan toko modern itu.

“Jadi kalau dilapangan itu sebenarnya selain belum mengantongi izin beroperasi, Alfamidi juga ternyata sempat mendapat penolakan di kalangan mahasiswa. Terlepas dari itu semua untuk dapat beroperasi maka Alfamidi harus memenuhi seluruh kelengkapan dokumen yang diperlukan oleh Pemkot Baubau,” tutupnya. (m2/b/aji)

Komentar Pembaca
Baca Juga !
.