Bantu Lansia Vaksinasi Covid-19, Puskesmas Mata Gerak Cepat Beri Layanan Jemput Lansia

177
Petugas Puskesmas Mata melakukan Screening kepada lansia sebelum di Vaksinasi Covid-19

Rakyatsultra.com, KENDARI —  Untuk mendukung percepatan vaksinasi Covid-19 di kota Kendari. Berbagai upaya yang  dilakukan  petugas kesehatan Puskesmas Mata dalam memaksimalkan dan mendukung program vaksinasi covid-19 yang kini memasuki tahap kedua dengan target kelompok lansia. Salah satunya  melalui sistem layanan .jemput lansia

 

Kepala Puskesmas Mata Sardi,SKM,M.Kes,  menuturkan pihaknya menerapkan layanan jemput bola bagi kelompok  lansia di wilayah kerja Puskesmas Mata, yaitu  dengan mendaftarkan dan mengantarkan para lansia ke Puskesmas Mata untuk di vaksin. Selain agar kegiatan vaksinasi berjalan efektif dan tepat sasaran, hal itu dilakukan agar para lansia terhindar dari risiko terpapar Covid-19.

 

“Jadi untuk lansia ini memang kita sedang melakukan sistem jemput bola. semua prosedur vaksinasi tetap ditaati. Mulai tahapan verifikasi data, pemeriksaan kesehatan hingga proses observasi pasca vaksinasi untuk melihat apakah ada Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) atau tidak.” jelasnya

 

Lanjut Sardi, menyebutkan,  tercatat sebanyak 822 lansia bermukim di lima kelurahan wilayah kerja Puskesmas Mata.  Dari jumlah itu, sejak vaksinasi pada  8 Maret 2021,  sebanyak  190 lansia telah mendapatkan vaksinasi dari petugas kesehatan Puskesmas Mata

“Sudah beberapa lansia menjalani vaksinisasi secara bertahap dan  nanti akan terus berlanjut. Alhamdulillah, setiap harinya kami melakukan vaksinasi sekitar 20 orang lansia per harinya,” sebutnya

 

Berita terkait

Mantan Kepala Puskesmas Benu-Benua tersebut menargetkan 822 lansia tersebut bisa rampung  di vaksinasi hingga awal April 2021 mendatang.

 

Sardi menambahkan, untuk lansia berusia 60 tahun ke atas, vaksinasi kedua booster dilakukan rentang 28 hari dari vaksin pertama. Sedangkan peserta vaksinasi umur 18-59 tahun pada vaksinasi kedua booster dilakukan pada rentang waktu 14 hari atau bisa ditunda paling lambat 28 hari dari vaksinasi pertama.

 

“Kalau vaksin lansia ini jarak penyuntikan dosis nya lebih panjang sekitar 28 hari. Setelah selesai vaksin pertama maka lansia diminta menunggu 28 hari baru vaksin dosis kedua,” terangnya.

 

Diberitakan sebelumnya, ,Walikota kendari  Sulkarnain Kadir meminta mereka yang telah divaksin tetap menerapkan protokol kesehatan, karena masih banyak warga yang belum divaksin.

 

Dia berharap, semoga seluruh masyarakat Kota Kendari bisa segera menerima vaksin, sehingga bisa segera mengatasi dan keluar dari ujian Covid-19.

 

Seperti diketahui Pemerintah menargetkan vaksinasi lansia hingga 21,5 juta orang hingga Juni 2021 mendatang. Target vaksinasi itu dapat tercapai seiring dengan upaya meningkatkan jumlah penerima vaksin. (p2)

 

 

 

Komentar Pembaca
Baca Juga !
.