Ikan Sapu-sapu Penghuni Sungai di Konawe Bisa Dimanfaatkan Jadi Pakan Ternak

200
Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa saat diskusi dengan rombongan Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Utuh dan Keamanan Hasil Perikanan Kendari, Selasa (2/4/2021). Foto/Ashry Rakyat Sultra.

 

UNAAHA – Ikan sapu-sapu yang selama ini menjadi predator atau hama bagi spesies ikan asli di Danau Lahambuti, Kabupaten Konawe, rupanya bisa dimanfaatkan jadi tepung ikan dan sumber protein utama untuk pembuatan pakan ikan budi daya.

Hal itu diutarakan langsung oleh Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Utuh dan Keamanan Hasil Perikanan Kendari (SKIPM) Amsal.

Menurutnya, ikan sapu-sapu segar yang dikeringkan kemudian diolah menjadi tepung memiliki kandungan protein yang cukup tinggi

Bahkan dirinya sudah komunikasi dengan dosen Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Universitas Haluoleo Kendari, bahwa kandungan logam beratnya ikan sapu-sapu masih dapat ditoleransi sebagai pakan.

“Dari hasil analisis proksimat tepung ikan sapu-sapu menunjukkan bahwa ikan sapu-sapu yang selama ini sangat meresahkan masyarakat di Konawe. Ternyata ikan ini dapat dimanfaatkan menjadi tepung ikan dan juga dapat di sulap jadi pakan ternak,” ungkapnya.

Amsal bercerita, dua tahun lalu saat melakukan penelitian di Konawe, jenis ikan sepat masih ada di Kali Laloosu, Kecamatan Pondindaha. Namun sekarang ikan tersebut tidak ada lagi. Sekarang yang ada hanyah ikan jenis sapu-sapu.

“Kalau ini di biarkan, semua kali yang ada di Konawe akan di isi ikan sapu-sapu ini. Tidak akan ada lagi ikan lain. Nah, kalau mau di berantas susah, caranya kita buat ini ikan sapu-sapu supaya berguna di masyarakat. Kami berfikir mau buat ikan ini jadi tepung,” jelasnya.

Ikan ini kalau di tabur dengan dedak, itu bisa jadi konsentrat. Rencana dalam waktu dekat pihaknya akan menguji kandungan gizi ikan ini berapa. Nah dari hasil pengujiannya ini nantinya akan di bawah dan dikenalkan langsung ke Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa.

“Jadi nanti akan ada alat penggiling, kemudahan mesin pencacah dan alat pres serta open. Nah kalau sudah di olah jadi tepung tidak usah kita berfikir untuk dia jual tetapi masyarakat memakai sendiri untuk pakan kambingnya, ayam, bebek dan hewan ternak lainnya,” paparnya.

Sementara itu Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa sangat mengapresiasi rencana program dari Dinas Perikanan Sultra itu. Menurutnya, memang hama ikan sapu-sapu ini harus segera dimusnahkan dari kali kali yang ada di Kabupaten Konawe. Kerena keberadaan ikan sapu-sapu ini sangat meresahkan nelayan di Konawe.

Bupati dua periode ini menambahkan, Invasive species ini dapat menjadi predator maupun kompetitor terhadap spesies ikan asli. Ikan sapu-sapu sangat mudah ditemukan di sungai-sungai Konawe termasuk perairan air tawar di Indonesia khususnya.

“Kalau tidak dikelola dengan baik ikan sapu-sapu akan membawa dampak buruk hilangnya spesies endemik akibat dimangsa dan kalah bersaing oleh ikan sapu-sapu. Sehingga kami harapkan, pemanfaatan ikan sapu-sapu sebagai bahan pakan dapat bernilai ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Konawe,” tutup Politikus PAN ini. (cr2/b/aji)

Komentar Pembaca
Baca Juga !
.