UMK Rencanakan Perkuliahan Langsung untuk Maba

43

 

 

Gedung UMK

 

KENDARI – Banyaknya informasi yang didapatkan oleh pihak kampus terkait banyaknya mahasiswa yang mengeluh tidak pernah melakukan perkualiah secara langsung dengan dosennya serta belum pernah ke kampus selama mereka terima sebagai Mahasiswa Baru (Maba).

Untuk itu, Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) bakal mengadakan perkuliahan secara tatap muka untuk para mahsiswa angkatan 2020 pada semester genap ini.

Rektor UMK , Amir Mahmud mengungkapkan, banyak mahasiswa baru yang mengeluh belum pernah datang ke kampus serta belum pernah bertemu langsung dengan Dosen, Dekan dan Ketua Program Studinya (Prodi). Untuk itu pihaknya akan mencoba memfasilitasi para mahasiswa angkatan 2020 agar bisa melakukan perkuliahan secara langsung.

“Kita merencanakan akan memulai pada awal semester Ini. Namun para mahasiswa hanya akan melaksanakan perkuliahan secara langsung pada awal pertemuan saja dan penutupan mata kuliah. Sedangkan untuk pertengahan kuliah akan dilaksanakan secara onlinE,” ungkapnya, Selasa (2/3/2021).

Ia menerangkan, pelaksanaan dibagi beberapa tahap dimana satu Prodi akan diberi waktu selama 1 minggu untuk melaksanakan proses perkuliahan tatap muka. Tetapi hanya untuk awal atau pembukaan mata kuliah saja, nanti perkuliahan akhir baru bisa ketemu lagi.

“Tetapi ini tidak akan dilaksanakan satu kali, mengingat banyaknya jumlah mahasiswa yang mencapai 1000 orang. Di UMK ini ada 18 Prodi sehingga kita akan bagi satu atau dua Prodi yang akan melaksanakan perkuliahan tatap muka tapi hanya untuk sekedar orientasi perkuliahan atau perkenalan awal selama satu minggu untuk semua mata kuliah,” ujarnya.

Ia mengatakan pihaknya sangat patuh terhadap Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCC), dimana sampai sekarang masih melarang pertemuan secara offline. Namun ia menerangkan bahwa di Jogja itu sudah dilakukan perkuliahan tatap muka oleh Universitas Muhammadiyah Yogyakarta namun secara terbatas.

“Berangkat dari situ kita mencoba untuk menerapkan perkuliahan secara langsung tetapi dengan penggunaan protokol kesehatan serta penerapan Social distancing. Dimana hanya dikhususkan untuk para mahasiswa angkatan 2020 sedangkan untuk angkatan nyalain akan melaksanakan perkuliahan secara online,” pungkasnya. (Cr5/b)

Komentar Pembaca
Baca Juga !
.