Dukung Kebijakan Larangan Mudik 2021, Ratusan Anggota Komunitas BOI Chapter Kendari Tiadakan Mudik Lebaran

101
Ketua Umum (Ketum) Komunitas Benelli Owners Indonesia (BOI) Chapter Kendari. Amril Sabara S.H.

Rakyatsultra.com, KENDARI – Mudik lebaran tahun 2021 belum lama ini kembali diumumkan dilarang oleh pemerintah berlaku 22 April hingga 24 Mei 2021.

 

Tidak terkecuali, Larangan mudik lebaran tersebut berlaku untuk semua kalangan mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, karyawan BUMN dan swasta serta masyarakat.

 

Adapun penyebabnya pandemi Covid-19 yang masih belum mereda, sehingga dikhawatirkan meningkat kembali apabila mudik tetap diberlakukan.

 

Komunitas kendaraan roda dua Benelli dan Keeway, yang tergabung dalam komunitas otomotif  Benelli Owners Indonesia (BOI) Chapter Kendari mendukung kebijakan pemerintah pusat terkait larangan mudik  Lebaran  2021 yang dilakukan demi kebaikan bersama menekan penyebaran covid-19.

 

Ketua Umum (Ketum) Komunitas Benelli Owners Indonesia (BOI) Chapter Kendari. Amril Sabara S.H., mengungkapkan tahun ini para  anggota BOI Chapter Kendari  turut mendukung larangan mudik lebaran 2021,. Hal ini dilakukan untuk memutus rantai penyebaran virus corona, serta mematuhi dan mendukung peraturan pemerintah.

 

“ Kalau di BOI Chapter Kendari kebetulan kami sudah sosialisasi untuk tidak mudik lebaran dan teman-teman semuanya memahami. Kita mendukung arahan pemerintah untuk menunda mudik, supaya penyebaran wabah cepat terhenti di Indonesia,” ungkap pria yang akrab disapa Amril, saat ditemui Awak media  usai buka puasa bersama ratusan anggota komunitas BOI Chapters Kendari, di Festival Bakul Ramadhan Claro Kendari. Minggu (25/4/2021)

Berita terkait

Lanjut Alumni Lemhanas itu menuturkan, Semenjak wabah virus corona melanda Indonesia, Kegiatan Sosial BOI Chapter Kendari untuk membantu masyarakat yang terdampak juga tetap dijalankan, “Giat Sosial masih kita jalankan, untuk membantu saudara saudar kita yang terdampak,” ungkapnya

 

Ketua Umum ormas Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (PekatIB)  itu  juga menekankan, dalam hal ini masyarakat harus mendukung kebijakan pemerintah karena tujuannya melindungi dari penularan Covid-19. Selain itu, para kerabat di kampung halaman juga diminta agar mengimbau anggota keluarganya untuk mengurungkan niat mudik.

 

“keputusan pemerintah perlu disambut agar masyarakat bisa segera keluar dari pandemi. Sebab, tren positif kasus penularan Covid yang mulai menurun bisa saja kembali naik tajam melalui mudik lebaran,” pungkasnya

 

Sekadar diketahui, Pemerintah melarang mudik Lebaran 2021 terhitung 6 hingga 17 Mei 2021, seperti yang tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 13/2021 dari Satgas Penanganan Covid-19.

 

Yakni tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri tahun 1442 Hijriah, dan upaya pengendalian penyebaran Covid-19 selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah.

 

Kemudian, kebijakan itu diperketat dengan keluarnya adendum atas SE Nomor 13/2021. Pengetatan persyaratan pelaku perjalanan dalam negeri dua pekan sebelum dan sepekan setelah masa peniadaan mudik yakni 22 April hingga 5 Mei 2021 dan 18 sampai 24 Mei 2021. (P2)

 

Komentar Pembaca
Baca Juga !
.