Pemda Koltim dan BPOM Siap Wujudkan Keamanan Pangan

8

 

Plt. Bupati Koltim saat memimpin rapat bersama BPOM Kendari. Foto: Iwal/Rakyat Sultra.

 

TIRAWUTA – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kendari, menggelar kegiatan advokasi program gerakan kemanan pangan terpadu, di Command Center Kantor Bupati Koltim, Selasa (6/4/2021).

Hadir dalam kegiatan ini, Plt. Bupati Koltim, Andi Merya, Kepala BPOM Sultra, Yosep Nahak Klau, Pj. Sekda Koltim, Andi Muh Iqbal Tongasa, dan sejumlah pimpinan OPD. Acara ini juga diikuti Direktur BPOM pusat, Ema Setyawati via Zoom.

Andi Merya dalam sambutannya, menegaskan, keamanan pangan sangatlah penting, karena menjadi kebutuhan dasar bagi kelangsungan hidup manusia. Tersedianya pangan yang cukup, bermutu dan bergizi, merupakan persyaratan dalam upaya mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas.

Keamanan pangan kata bupati, menjadi sangat penting untuk diperhatikan dan menjadi tanggung jawab bersama. Sebabnya, keamanan pangan merupakan sistem yang harus diimplementasikan mulai dari produksi, baik dari dapur rumah tangga, ataupun pelaku usaha, pihak sekolah, komunitas pasar, masyarakat, hingga perseorangan.

Rawannya keamanan pangan lanjutnya, disebabkan banyak faktor. Dilain pihak, setiap individu dan kelompok yang terkait dengan keamanan pangan, memiliki kepentingan masing-masing terhadap persoalan keamanan pangan tersebut karena menjadi sangat penting dalam kehidupan sehari-hari.

Keamanan pangan juga, menjadi salah satu program nasional yang diharapkan dalam upaya memperkuat kemandirian komunitas dibidang keamanan pangan yang seharusnya menjadi kebiasaan dan dapat dimulai dari keluarga, masyarakat dan diperkuat atau didukung melalui instansi terkait.

Sehingga, Pemda Koltim kata Andi Merya, menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan penyuluhan keamanan pangan terpadu dalam rangka percepatan dan preventif untuk hidup sehat, khususnya di Koltim yang diinisiasi oleh BPOM.

Ini tentunya sesuai dengan instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017 terkait gerakan masyarakat (germas) untuk mengangkat derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.

“Semoga advokasi ini dapat bersinergi terhadap keamanan pangan melalui sinergitas stakeholder dan OPD di Koltim, sehingga pemantauan dan pengawasan terhadap keamanan pangan ini dapat meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya pangan yang sehat dan aman,” harapnya.

Sementara itu, Kepala BPOM Kendari dalam pemaparannya menyampaikan, jika pihaknya sangat gereget dalam menjamin keamanan pangan agar sesuai standar yang telah ditentukan, karena menyangkut hajat hidup orang banyak.

“Secara garis besar, ada tiga program pangan aman dari BPOM dalam kegiatan advokasi ini, yakni Desa Pangan Aman, Pasar Pangan Aman, Jajanan Sekolah Pangan Aman. Kami juga berterimakasih kepada Pemda Koltim atas kerjasamanya,” jelasnya. (p1/b/aji) 

Komentar Pembaca
Baca Juga !
.