Pemdes Latewe Fokus Pengembangan Wisata Bahari

97

 

Wilayah Desa Latawe Kecamatan Napano Kusambi Muna Barat. Foto:Erik/Rakyat Sultra. 

 

LAWORO – Pemerintah Desa (Pemdes) Latawe kini mulai mencari skema pengembangan sektor unggulan di daerah itu.

Wilayah yang berada diujung utara Muna Barat ini, mulai melirik potensi wisata bahari. Selain posisinya strategis berada di pesisir pantai, juga punya potensi pengembangan sumber daya alam, utamanya hasil laut.

Kades Latawe, Jatul mengatakan, daerah yang dinakodainya, punya potensi besar untuk dikembangkan cuman sektor perikanan dan wisata bahari. Ia menyebut, disana ada sebuah pulau bernama Bakuku, yang berada disebelah barat Latawe.

“Jadi pulau, ini memiliki manggrove, hutan kelapa, kemudian pasir hitam dan putih. Disekitarnya, ada ikan dengan jumlah besar, rajungan. Daratannya, pulau ini, ada 30×50 meter. Ini, yang akan dikembangkan,” kata Kades Latawe Jatul, saat dikonfirmasi, Kamis (29/4/2021).

Nah, dengan adanya hasil alam ini, pihaknya bisa menggenjot wisata Manggrove, tracking, wisata kuliner, serta pengembangan ikan dengan membuat rumpon.

“Banyak hal yang kita kembangkan. Pembuatan rumpun ikan, nanti kita bisa buat wisata mancing mania. Apalagi, karangnya bagus,” terangnya.

Dengan adanya itu, lanjut dia, wisatawan lokal yang berkunjung di Latawe, bisa menikmati nuansa alam Latawe. Sehingga, tidak menimbulkan kejenuhan dan bisa berkunjung kembali.

“Kita buat ini, agar bisa menarik minat mereka. Kita rubah cara pandang mereka terhadap Latawe. Bahwa Latawe, daerah yang menarik untuk dikunjungi. Karena, kota kembangan sektor itu berbasis kearifan lokal,” kata Jatul.

Kendati begitu, Jatul berharap, ada sinergi dengan pemerintah daerah terkait pengawasan. Sebab, hukum perairan itu, pengawasannya ada di provinsi. Artinya, pihaknya selaku pemerintah desa, berkeinginan agar peran serta pemerintah memberantas illegal fishing.

“Kita mau berbuat juga, jangan sampai ada benturan. Karena, ada aturan lagi diatasnya. Sehingga, kami harap agar ada sinergi membangun desa,” pungkasnya. (m1/b/aji)

Komentar Pembaca
Baca Juga !
.