Ramadan Mengasah Kepedulian Sosial

61

Oleh: Kery Saiful Konggoasa*

 

Bulan Ramadan telah datang menjumpai kita. Tentu kedatangannya membawa berkah, Rahmat dan Ampunan. Bulan Ramadan termasuk juga bulan berbagi, peduli terhadap sesama untuk saling berbagi khususnya bagi para fakir miskin, dan saudara-saudara kita yang membutuhkan.

Selain itu, hikmah Ramadan adalah bulan untuk melatih kesabaran, karena hanya dengan keimanan yang kuat dan kesabaran yang tinggi, seseorang dapat melaksanakan ibadah puasa. Tanpa iman yang kuat dan kesabaran yang tinggi mustahil seseorang dapat melaksanakan ibadah puasa pada siang harinya.

Begitu pula hikmah Ramadhan lainnya termasuk bulan tarbiyah, bulan pendidikan, bulan untuk mendidik diri kita menjadi pribadi yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT.

Berpuasa memang diharapkan mampu melahirkan semangat dan komitmen kepedulian sosial bagi sesama.

Dibutuhkan tidak hanya rukun iman dan rukun Islam saja, tetapi juga rukun tetangga atau yang disebut dengan rukun sosial.

Berita terkait

Fenomena sosial bisa dilihat kapan dan di mana saja, mulai dari lulusan perguruan tinggi yang bekerja belum sesuai denngan keilmuannya, munculnya anak pang, jalanan, tuna netra hingga Wanita Tuna Susila (WTS).

Sebagai kepala daerah kita harus terus berpikir serius tentang apa yang bisa dilakukan untuk menangani fenomena sosial tersebut.

Ini tidak gampang dan penuh risiko. Dibutuhkan pendekatan pendidikan tersendiri untuk mampu menjawab akar masalahnya.

Tidak ada alasan untuk kita tidak bersyukur yang terrefleksikan dengan meningkatkan kepedulian sosial.

Puasa yang dijalani tidak semata menahan lapar dan

dahaga. Lebih dari itu, puasa dapat mengasah kepekaan untuk peduli terhadap persoalan sesama. (cr2-b)

 

*Bupati Konawe

Komentar Pembaca
Baca Juga !
.