Stok Beras di Gudang Bulog Masih Aman hingga Lebaran

16
Karyawan Bulog Sultra foto bersama di Gudang Bulog Punggaloba, Kota Kendari. Foto: Suprianto/Rakyat Sultra.

KENDARI – Badan Urusan Logistik (Bulog) divisi regional Sulawesi Tenggara (Sultra) menyebutkan bahwa stok beras yang dimiliki Bulog saat ini masih ada sekitar 200 ton. Stok tersebut diproyeksikan masih bertahan hingga lebaran 2021 mendatang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, pasalnya setiap hari melakukan penyerapan beras petani.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kabid pengadaan operasional dan pelayanan publik Bulog Divre Sultra, Jamaludin saat ditemui di gudang Bulog Punggaloba, Kamis (8/4/2021).

Dia menuturkan, stok beras Bulog 200 ton masih aman, karena pihaknya masih sementara melakukan penyerapan. Sejak Maret kemarin hingga pekan ini, masih massa panen beras dan Bulog secara rutin melakukan penyerapan.

“Alhamdulillah setiap hari bisa sampai 30 hingga 80 ton penyerapan. Minggu ini Gudang Bulog bisa penuh dgn kapasitas gudang sebanyak 7.000 ton beras. Beras tersebut bakal dikirim juga ke daerah kepulauan seperti Raha dan Baubau,” ujarnya.

Dia menuturkan, pekan ini masih ada panen daerah Bombana dan Konawe. Untuk Konawe Bulog menyerap dan di simpan di Gudang Unaaha. Ada sekitar 15 gudang di Sultra. Kalau target penyerapan sampai akhir tahun 2021 sebanyak 45.700 ton lebih tinggi dari sebelumnya sebanyak 24.000 ton beras.

“Rata rata produksi beras petani selama setahun di Sultra kurang lebih 300.000 ribu ton pertahun. Jika kita bisa serap sebanyak 45.700 ton maka sudah menyerap beras petani hingga 20 persen,” ucapnya.

Dia menjelaskan, ketersediaan pasokan beras merupakan upaya Bulog yang terus melakukan penyerapan (pembelian) beras petani. Di sisi hulu, Bulog menyerap hasil produksi petani, di mana saat ini penyerapan melampaui target tahun sebelumnya. Di sisi hilir, pihaknya melakukan pemerataan stok pangan ke setiap kabupaten/kota dan stabilisasi harga pangan melalui operasi pasar.

“Kami memastikan stok beras tersedia sepanjang 2021 dan saat ini tersebar di gudang-gudang Bulog di hampir setiap kabupaten/kota se-Sultra. Ketahanan stok beras yang sangat cukup memenuhi kebutuhan penyaluran atau stabilisasi harga,” ucapnya.

Dia menambahkan, Bulog menyediakan beras yang berkualitas dan bermutu yang diserap dari petani lokal Sultra. “Kami menyediakan beras yang diserap dari petani lokal. Adapun daerah-daerah sentral penghasil beras petani yaitu Kabupaten Kolaka, Koltim, Konawe, Bombana dan Konsel,” tutupnya. (r5/b/aji)

Komentar Pembaca
Baca Juga !
.