Wakili Sabulakoa, Desa Koronua Siap Rebut Piala Lomba Desa

49

 

Ketua Tim Penilai Lomba Desa, Alimun S.Ag didampingi Camat Sabulakoa, Rahmat Saleh saat menilai di Desa Koronua mewakili Kecamatan Sabulakoa.

 

ANDOOLO – Desa Koronua, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) mewakili Kecamatan Sabulakoa dalam lomba evaluasi perkembangan desa dan kelurahan tingkat Kabupaten Konsel.

Penilaian lomba tersebut dinilai oleh Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kelurahan (DPMD-Kel), Alimun S.Ag dan rombongan yang didampingi oleh Camat Sabulakoa, Rahmat Saleh S.Stp dan seluruh kepala desa yang ada di Kecamatan Sabulakoa dan para tim penggerak PKK desa dan kecamatan.

Camat Sabulakoa, Rahmat Saleh S.Stp menuturkan Desa Koronua merupakan salah satu desa mewakili sembilan desa yang ada di Kecamatan Sabulakoa.

Menurut Rahmat, dipilihnya Desa Koronua melihat kesiapan desa dari beberapa item yang menjadi penilaian dalam lomba evaluasi desa.

“Selain kesiapan dari desa sendiri, juga berkaitan dengan kesiapan sinergitas desa-desa yang lain utamanya kepala desa dengan penggerak PKK yang mendorong Desa Koronua untuk mewakili Kecamatan Sabulakoa keterwakilan desa tersebut dapat terealisasi,” ungkap Rahmat.

Melalui lomba tersebut, Rahmat mengapresiasi seluruh masyarakat yang ada di Kecamatan Sabulakoa yang telah berperan aktif dalam mensukseskan pelaksanaan Desa Koronua mewakili kecamatan.

“Saya mengapresiasi masyarakat dan pemerintah desa di Sabulakoa terkhusus masyarakat dan pemerintah Desa Koronua yang telah berperan aktif dan mewujudkan partisipasi dalam bingkai kekeluargaan sehingga Desa Koronua dapat mewakili kecamatan,” sambut Rahmat.

Rahmat mengatakan dalam penilaian itu dia menargetkan memberikan yang terbaik sehingga Desa Koronua mampu mewakili Kabupaten Konsel ke tingkat provinsi.

Dikesempatan itu, ia mengimbau masyarakat Sabulakoa untuk tetap menjaga protokol kesehatan ditengah pandemi virus Corona dan mau untuk dilakukan vaksinasi.

Senada dengan itu, Kades Koronua, Damir mengatakan potensi yang ada di desanya meliputi sektor pertanian dan perkebunan.

Dimana lanjutnya, sektor andalan Desa Koronua yakni budidaya ketela, nenas, ubi jalar, padi, sawit dimana luasan lahan pertanian dan perkebunan seluas 160 hektar.

Berita terkait
Tim penilai lomba desa di Konsel. 

Pihaknya telah mempersiapkan lomba dengan evaluasi bidang pemerintahan meliputi kinerja yang didalamnya aspek inisiatif, pemberdayaan, aspek teknologi dan pelestarian adat budaya.

Dimana di Desa Koronua pelestarian adat dan budaya selalu terjaga yakni adat budaya tolaki, bugi dan Bali.

Begitupula, lanjutnya, bidang kewilayahan utamanya aspek inovasi budidaya lele di setiap warga. “Isu global masyarakat sadar dan tanggap akan protokol covid 19 dimana pemerintah desa menyediakan rumah covid jika terdapat warga desa yang terpapar. Dan siaga banjir dengan mengadakan posko tanggap darurat,” papar Damir.

Damir menambahkan jika dipercayakan, Desa Koronua siap mewakili Konsel ke tingkat provinsi sebab potensi mendasar di desanya merupakan kerukanan umat beragama dan kerukunan suku, dukungan masyarakat terhadap pemerintah yang selalu terpelihara.

Sementara itu Ketua Tim Penilai Wilayah III, Alimun S.Ag mengatakan Desa Koronua salah satu desa yang berpotensi untuk menggoyang piala dalam lomba desa tahun ini.

Dikatakannya, kegiatan lomba desa merupakan rutinitas tiap tahunnya yang dilakukan secara berjenjang sampai tingkat pusat.

Dimana kata dia, bertujuan untuk mengukur efektifitas pelaksanaan pemerintahan yang baik dalam memberikan motivasi di desa untuk bekerja keras melaksanakan pembangunan dengan mutu desa maju Konsel hebat.

Dia memandang di Desa Koronua cukup harmonis mulai dari pelayanan masyarakat dan kerjasama antar perangkat desa dan masyarakat.

“Dari segi pembangunan kita melihat secara fisik bahwa balai desa dibangun merupakan swadaya murni dari masyarakat. Ini merupakan contoh bagi desa-desa lain. Selain itu fasilitas desa telah terpenuhi. Ini menandakan partisipasi masyarakat yang cukup luar biasa dari setiap suku yang menjaga kerukunan umat beragama. Pendidikan sinergitas yang terjaga, pelayanan kesehatan prima dengan sajian data yang akurat,” nilainya.

Alimun menambahkan di sektor keamanan setiap dusun di Desa Koronua telah dibangun pos ronda dan menghidupkan ronda malam.

“Semoga dengan upaya keras pemerintah dan masyarakat desa, Desa Koronua mewakili Kabupaten Konsel ke tingkat provinsi,” harap Alimun. (ram/aji)

Komentar Pembaca
Baca Juga !
.