Zakat Fitrah di Buteng Tertinggi Rp 40 ribu, Terendah Rp 22.500

17
Khalifah

 

LABUNGKARI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Tengah (Buteng) melalui Kantor Departemen Urusan Agama bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) telah menetapkan nominal besaran zakat fitrah Ramadhan 1442 Hijriyah Tahun 2021.

Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Buteng, Khalifah mengatakan, dari hasil rapat bersama pihak Baznas dan Pemda Buteng, pihaknya telah menyepakati besaran zakat fitrah bulan Ramadhan 1442 Hijriah.

“Hasil kesepakatan bersama itu, nominal zakat fitrah tahun 2021 sebesar Rp 35 ribu per jiwa. Dimana hitungannya, Rp 10 ribu per liter beras dengan takaran 3,5 liter. Ditambah dengan infak Rp 5 ribu, sehingga totalnya Rp 40 ribu per jiwa. Sedangkan untuk zakat di luar beras seperti jagung, sebesar Rp 17.500, ditambah infak Rp 5 ribu, sehingga menjadi Rp 22.500 per jiwa,” kata Khalifah

Lebih lanjut, Kalifah menjelaskan bahwa zakat fitrah ini diukur berdasarkan makanan pokok seperti beras yang dikonsumsi sehari-hari dengan takaran minimal 2,5 kilogram atau 3,5 liter setiap jiwa. Begitupun dengan jagung dengan takaran 3,5 liter dan disesuaikan dengan harga jual di pasar.

Hal ini sesuai ketentuan syariat Islam dan muzaki atau pemberi zakat, sehingga dapat menyerahkan zakat fitrah kepada amil ditiap desa atau kelurahan dalam bentuk uang ataupun beras.

“Untuk itu, kami mengimbau agar kaum Muslimin membayarkan zakat fitrahnya lebih cepat melalui amil di masjid-masjid terdekat, sehingga penerimaan dari hasil zakat fitrah bisa secepatnya disalurkan kepada penerima zakat yang telah ditentukan,” pungkasnya. (cr3/b/aji)

Komentar Pembaca
Baca Juga !
.