DPRD Butur Sinkronisasi 19 Raperda

19

 

Suasana rapat sinkronisasi Raperda di gedung Serbaguna DPRD Butur

 

BURANGA – Sebanyak 19 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang diajukan pemerintah daerah di Kabupaten Buton Utara (Butur) mulai dilakukan sinkronisasi dan harmonisasi oleh para anggota dewan perwakilan rakyat daerah setempat.

Proses sinkronisasi tersebut dilakukan Jumat (30/4) belum lama ini oleh para anggota dewan di Badan Legislasi. Giat itu berlangsung di aula Gedung Serbaguna DPRD Butur.

Ketua Baleg DPRD Butur, Sujono saat dikonfirmasi menuturkan masyarakat perlu memahami aturan-aturan yang telah dibuat untuk daerah. Karena itu proses sinkronisasi Raperda menjadi salah satu proses agar Perda yang dilahirkan ke depan dapat diimplementasikan secara intens.

“Sinkronisasi dilakukan agar Raperda yang diusul menghasilkan peraturan daerah (Perda) yang dapat bermanfaat dan dirasakan di masyarakat,” ungkap Sukono.

Menurut Sujono, pembuatan dokumen Perda sangat penting untuk dikaji bersama antara DPRD dan pemerintah sebagai dasar evaluasi pengajuan kepada pemerintah pusat. Termasuk sebagai inventaris untuk mengetahui mana yang menjadi perda unggulan yang dapat dikembangkan dan melahirkan hal yang bermanfaat untuk masyarakat dan daerah.

Dikesempatan yang sama, Sekretaris DPRD Butur, Kusman Surya mengungkapkan, penyertaan dokumen Raperda tiap OPD yang telah direvisi melalui Bapedda agar disesuaikan dengan RPJMD sebagai dasar penyusunan.

“Tujuan dan maksud kegiatan rapat ini dilakukan untuk mendapatkan Perda yang berkualitas,” ujarnya.

Dalam rapat sinkronisasi ini, untuk unsur pemerintah yang hadir yakni Asisten II Setda Butur Hardi Muslim bersama dengan para kepala organisasi perangkat daerah. (r3/b/aji)

Komentar Pembaca
Baca Juga !
.