Pemdes bersama Warga Desa Tani Indah Bangun dua Masjid dengan Swadaya

28
Masjid Nur Hidayah

 

UNAAHA – Pemerintah Desa bersama warga Desa Tani Indah, Kecamatan Kapoiala, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) saling bahu membahu membangun dua masjid di desa tersebut.

Konseptor dari pembangunan dua masjid ini adalah Kepala Desa Tani Indah, Muh Juslan. Awalnya Masjid yang dibangun pertama kali itu Juli 2018 terletak di Dusun 1 Desa Tani Indah dengan nama Masjid Fastabiqul Khoirot dengan luas bangunan 20×19 meter persegi. Masjid ini tuntas diselesaikan pada Maret 2019 dengan taksiran dana kurang lebih Rp 1,2 miliar.

Selanjutnya di bulan Oktober 2020 pemerintah desa bersama warga kembali membangun masjid ke dua tepatnya di Dusun 2 dengan nama masjid Nur Hidayah. Luas Masjid ini 18×15 dan rampung diselesaikan pada April 2021, sedangkan taksiran dana yakni Rp1,5 miliar.

Juslan menuturkan, ia membangun dua masjid di desanya karena diketahui wilayah yang ia nakhodai berada dalam kawasan mega industri terbesar di Indonesia timur. Dimana, saat ini banyak pendatang dari berbagai kalangan yang bekerja di perusahaan PT VDNI dan OSS.

Masjid Fastabiqul Khoirot

Awalnya, memang ia hanya membangun satu masjid saja yakni di dusun 1. Namun seiring berjalannya waktu, Juslan terketuk hatinya untuk membangun masjid yang kedua, tepatnya di dusun 2, dengan dalih di Majid Fastabiqul Khoirot tidak dapat menampung jemaah saat salat berjemaah.

Sehingga, lanjutnya, di tahun 2021 Majid Nur hidayah resmi diselesaikan atau sudah digunakan oleh para jemaah untuk melakukan salat lima waktu.

“Alhamdulillah semoga dengan selesainya masjid yang kedua ini, dapat memacu para jamaah untuk melaksanakan salat di masjid ini,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Eksterior masjid Nur Hidayah sangat menawan dan indah dipandang mata. Interior masjid tak kalah elegan dengan di dominasi warna hijau kuning emas membuat para jemaah yang akan melaksanakan salat di masjid ini merasa nyaman. (cr2/b/aji)

Komentar Pembaca
Baca Juga !
.