Pengawasan Makam Raja-Raja Muna Di Desa Liangkabori Diperketat

296

 

Makam Raja Muna ke-II, Sugi Patola di Desa Liangkabori, Kecamagan Lohia, Kabupaten Muna. 

 

RAHA- Pascapembongkaran makam Raja Muna ke-II, Sugi Patola di Desa Liangkabori Kecamatan Lohia oleh orang tak dikenal (OTK) sekitar tanggal 22 April lalu, Pemerintah Kecamatan Lohia langsung menginstruksikan kepada Pemerintah Desa Liangkabori untuk memperketat pengawasan makam raja-raja Muna yang ada di desa itu.

Pasalnya, bukan hanya makam Sugi Patola yang ada di Liangkabori, namun makam raja-raja Muna yang lain juga berada di sana.

“Saya sudah turun ke lokasi bersama Kapolsek Katobu. Jadi saya sudah sampaikan kepada pemerintah Desa Liangkabori dan masyarakat di situ agar memperketat pengawasan di lokasi makam raja-raja Muna. Minimal kalau ada orang yang datang agar diawasi kalau bisa diantar masuk ke lokasi makam,” kata Camat Lohia, LM Hajar Sosi.

Sejauh ini belum diketahui pasti OTK yang melakukan pembongkaran makam. Namun kuat dugaan, pembongkaran makam tersebut dilakukan untuk mencari benda-benda pusaka, seperti koin-koin kuno.

“Kita duga mereka mencari benda-benda pusaka, sebab di sana ditemukan koin-koin kuno dari emas,” ujarnya.

Hajar Sosi mengungkapkan, keberadaan benda-benda pusaka di lokasi makam kerap ditemukan warga, namun benda-benda tersebut tak pernah diambil oleh warga, sebab mereka takut untuk memilikinya.

“Kalau ada warga di sana yang liat, mereka tidak berani ambil,” katanya (sra/aji)

Komentar Pembaca
Baca Juga !
.