16.000 Masyarakat di Delapan Daerah di Sultra Rasakan Manfaat Tebar Hewan Kurban Dompet Duafa

21

Rakyatsultra.com, KENDARI — Ratusan hewan kurban telah disembelih di momen Iduladha dan hari tasyrik 1442 H. Sebanyak 16.000 penerima manfaat (mustahik) di delapan kabupaten/kota di Sultra, telah merasakan manfaat kurban yang disalurkan oleh Dompet Duafa Sultra, Selasa (20/7/2021).

Kedelapan kabupaten/kota itu yakni Kota Kendari, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Kabupaten Konawe, Kabupaten Buton Utara (Butur), Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Kabupaten Muna, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), dan Kabupaten Bombana.

Pimpinan Yayasan Dompet Duafa Sultra, Amaluddin mengatakan, pendistribusian daging kurban tahun ini tersebar ke beberapa daerah dan diprioritaskan kepada masyarakat yang benar-benar tak mampu dan sangat membutuhkan khususnya wilayah terpencil, tertinggal, terpelosok.

Dia bilang, total sapi yang dikurbankan di delapan daerah itu mencapai 350 ekor sapi dengan target 18 ribu penerima.

““Kita target itu 18 ribu, tapi yang masuk baru 16 ribu lebih. Ini penerimanya kita prioritaskan yang benar-benar membutuhkan, pendataannya dilakukan oleh sukarelawan-sukarelawan kita, itulah mengapa penyalurannya sampai ke pelosok-pelosok,” kata Amaluddin.

Amal menuturkan, meski di tengah Pandemi Covid-19, jika dibandingkan dengan tahun lalu. Secara akumulasi, angka penghimpunan kurban di tahun 2021 ini, tercatat mengalami pertumbuhan di bandingkan tahun lalu.

“Alhamdulillah pada tahun ini, meski dihadapkan pada suasana pandemi COVID-19, tahun jumlah penerima manfaat mengalami peningkatan pencapaian dari tahun lalu,” ungkapnya

Amal menambahkan, selain dari beberapa donatur tetap yang sejak beberapa tahun lalu memang sering berdonasi, tahun ini, berkurban di Dompet Duafa dapat menggunakan pembayaran kurban melalui aplikasi WhatsApp Pay berbasis virtual account.
Inovasi tersebut sebagai wujud kemudahan dan akses yang terjangkau bagi donatur atau pekurban. Melalui ponsel pintar, berbagai layanan seperti WhatsApp Pay, e-commerce dan lainnya, donatur tidak perlu menunggu lama dalam proses pembayaran donasinya.

“Sejak tahun 1994 memang ada donatur tetap kami. Memang setiap tahun mereka berkurban di Dompet Dhuafa, tapi ada juga donatur-donatur baru,” terangnya .

Diapun berharap, semoga di tahun mendatang antusias masyarakat bisa lebih lagi untuk berkurban.
”Karena salah satu nilai ibadah kita yang dihitung berdasarkan bulu hewan yang kurban tersebut dan ini salah satu amal yang terus mengalir,” harapnya

Sekedar diketahui untuk penyaluran daging kurban di Kota Kendari, dengan adanya Surat Edaran Wali Kota Kendari tentang PPKM Mikro, panitia Tebar Hewan Kurban Dompet Duafa Sultra bergerak membagikan ke rumah-rumah warga berdasarkan data yang sudah ada dan juga untuk menghindari agar tidak terjadi kerumunan

Tebar Hewan Kurban Dompet Duafa ini hadir dengan melibatkan para mitra, donatur maupun sosial investor untuk memberikan modal kepada peternak langsung dalam rangka memotong mata rantai proses kurban.

Mengingat program tersebut merupakan perwujudan dari model bisnis sosial yang turut mengangkat perekonomian peternak lokal binaan yang dulunya terbatas akan modal dan sasaran pasarnya. Dompet Duafa mengupayakan semua strategi bagi peningkatan kualitas peternakan mandiri dengan margin yang bisa dihasilkan cukup bagus dan bisa dinikmati oleh para peternak. (p2/b/aji)

Komentar Pembaca
Baca Juga !
.