VDNI dan OSS Donasi Tabung Oksigen ke RSUD Kendari dan Konawe

126
Kompleks pemurnian nikel PT VDNI Morosi, Kabupaten Konawe

 

UNAAHA- Perusahaan pemurnian (smelter) nikel yang berlokasi di Kawasan Industri Morosi, PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) dan PT Obsidian Stainless Steel (OSS) mendonasikan tabung oksigen ke RSUD Kendari dan Konawe.

Juru Bicara VDNI-OSS, Dyah Fadhilat mengatakan, selain ke RSUD Kendari, perusahaan juga telah memberikan sejumlah 16 tabung oksigen untuk RSUD Konawe dan akan menyusul lagi sebanyak 30 tabung oksigen.

“Ini merupakan wujud komitmen VDNI dan OSS untuk membantu suplai oksigen di Sulawesi Tenggara hingga seluruh kebutuhannya terpenuhi,” ujar Dyah, Sabtu (24/7/2021).

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir menuturkan, RSUD Kendari nyaris kehabisan stok tabung oksigen untuk pasien Covid-19. Sebab, penyedia oksigen mitra Pemkot Kendari dari Jawa menghentikan pengiriman ke Kendari untuk memenuhi kebutuhan RS di Pulau Jawa.

“Saat itu saya baru tiga hari menjalani isolasi mandiri pada Juni 2021 lalu, bahkan laporan pihak RSUD saat itu stok oksigen diprediksi hanya mampu bertahan lima hari,” ungkapnya.

Kebutuhan oksigen di RSUD Kendari saat ini mencapai 150 tabung per hari, sementara pada kondisi normal, kebutuhan hanya 40 tabung per hari.

Ia pun menyampaikan bahwa bantuan dari VDNI dan OSS sangat membantu pemerintah kota dalam mengatasi krisis pandemi Covid-19.

“Kami bersyukur karena pihak VDNI dan OSS selalu siap memenuhi berapapun kebutuhan oksigen di RSUD Kendari. Dengan bantuan ini, mungkin hanya RSUD Kendari yang memiliki stok oksigen tidak terbatas jumlahnya,” kata Sulkarnain, Jumat (23/7/2021).

VDNI dan OSS sebelumnya juga telah berkontribusi memberikan bantuan kepada pemerintah pusat berupa 1.000 oksigen konsentrator pada Jumat (16/7/2021) dan telah diterima oleh Kementerian Kesehatan.

Selain itu, Perusahaan pengelola Kawasan Industri Morosi, PT Virtue Dragon Nickel Industrial Park (VDNIP) juga telah mendonasikan sebanyak 7 buah iso tank dan 1.000 tabung oksigen kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan yang diterima pada Minggu (18/7/2021). (aji) 

Komentar Pembaca
Baca Juga !
.