Kajari Buton : Corona Tak Jadi Penghambat Penegakan Hukum 

70
Kajari Buton, Wiranto didampingi jajarannya berpose bersama usai upacara Hari Bhakti Adhyaksa ke-61. Foto: Syahrin/Rakyat Sultra.

 

 

PASARWAJO – Kejaksaan Negeri Buton melaksanakan upacara peringatan Hari Bakti Adhyaksa ke-61 tahun 2021, Kamis (22/7/2021). Upacara dilaksanakan secara virtual dari Kejaksaan Agung RI.

Di Kejari Buton, upacara virtual peringatan Hari Bakti Adhyaksa ke-61 diikuti Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Buton, ER Wiranto, bersama jajaran di Aula Kantor Kejari Buton.

Pada kesempatan ini, Kajari Buton, ER Wiranto, mengatakan sesuai amanat jaksa agung, pihaknya diminta untuk melakukan penegakan hukum secara hati nurani dengan mengedepankan kepastian hukum, keadilan, dan juga asas manfaat bagi masyarakat.

Kemudian dalam masa pandemi Covid-19 sekarang, kiprah kejaksaan diharapkan tetap menjadi akselerator pendorong pemulihan perekonomian daerah maupun nasional.

“Jangan sampai nanti kita malah kontra produktif menjadi penghambat, batu sandung. Itu tidak boleh. Kejaksaan harus menjadi pendorong supaya perekonomian cepat pulih,” katanya.

“Kasian masyarakat di masa pandemi ini. Makanya kita lewat bidang Intelijen dan Datun, semua kita kerahkan sesuai dengan tupoksi yang ada di kita,” ujarnya.

Mengenai penegakan hukum, Wiranto menegaskan, ibarat harimau jangan sampai kehilangan taring. Namun dalam setiap penyelesaian kasus, pihaknya selalu memperhatikan banyak aspek.

“Dalam menegakan hukum, kita selalu pandang dari sisi niat jahat. Dari sisi sifat jahatnya kuat di situ atau tidak. Kalau memang dia niat untuk melakukan tindak pidana korupsi khususnya, ya kita tetap tidak bisa hindari itu,” sebutnya.

“Tetapi kalau memang itu karena ketidaktahuan atau memang bisa kita pulihkan keuangan negara, mereka menyadarinya, mereka mengembalikannya, ya betul-betul mereka kita perhatikan semuanya. Intinya kalau kita lebih luas lagi, lebih melihat kepada apa asas manfaat dalam penegakan hukum ini. Apakah ada manfaat buat orang lain, atau khusus dia sendiri, atau ada manfaat perekonomian khususnya di daerah wilayah hukum kita,” ujarnya.

Olehnya, Wiranto mengimbau kepada seluruh Anggota Adhyaksa di wilayahnya untuk bertindak secara profesional, proporsional, dan mengedepankan hati nurani.

“Bagaimanapun juga kita tetap profesional, kita proporsional, tapi tetap mengedepankan hati nurani,” tambahnya. (r4/b/aji)

Komentar Pembaca
Baca Juga !
.