Masyarakat Antusias Ikuti Serbuan Vaksinasi Lanud Haluoleo

36

 

Masyarakat saat mengikuti lelaksanaan Serbuan 1 Juta Vaksin di Klinik Lanud Haluoleo. Foto: IST.

 

KENDARI – Seperti instansi pemerintah lainnya, Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Haluoleo juga membuka layanan serbuan 1 juta vaksin bagi masyarakat secara gratis dalam mempercepat penanganan Covid-19.

Pelaksanaan dan pendaftaran di hari keenam agak berbeda dari hari-hari sebelumnya. Pagi, hari tepatnya pukul 06.30 Wita masyarakat sudah mendatangi Klinik Kesehatan Lanud Haluoleo. Padahal pelaksanaan vaksin baru akan dibuka pukul 08.00 Wita, Kamis (15/7/2021).

Kolonel Pnb Andy F. Picaulima S.Sos selaku Komandan Lanud Haluoleo mengaku puas dan bangga melihat semangat dan antusias para warga yang hadir untuk mengikuti vaksinasi dalam pencapaian serbuan satu juta vaksin, sebagai bagian dari pemberian antibodi agar lebih kuat, serta lebih kebal terhadap virus Covid-19 dengan tidak melupakan untuk selalu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak sehingga semua terjaga dari Covid-19.

“Dengan begitu kita telah mendukung pemerintah dalam ‘Kesehatan Pulih Ekonomi Bangkit’,” terang Danlanud.

Katanya, dihari keenam pelaksanaan serbuan vaksin di Klinik Kesehatan Lanud Haluoleo ini, sudah menyasar ratusan masyarakat di dua daerah di Sulawesi Tenggara.

“Jumlah penyuntikan vaksinasi Sinovac sebanyak 343 orang, pesertanya dari Kabupaten Konawe Selatan dan Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara,” beber Danlanud.

Diketahui sebelumnya pada, Rabu 30 Juni lalu, Presiden Joko Widodo saat memberikan sambutan pada pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) VIII Kamar Dagang dan Industri (Kadin) 2021 yang digelar di pelataran Masjid Al-Alam menargetkan serbuan vaksin 1 juta per hari di Juli ini.

“Sampai hari ini (30 Juni 2021, red) sudah 42 juta dosis yang sudah disuntikkan, dan per hari target mulai Juli nanti satu juta per hari. Harus, karena kemarin-kemarin kita masih 200-300 ribu per hari. Sekarang tidak ada tawar-menawar. Saya sudah sampaikan 1 juta harus. Agustus nanti 2 juta harus, karena kunci dari pemulihan ekonomi adalah urusan Covid ini harus bisa kita selesaikan,” ujar Presiden pada waktu itu.

Dalam kesempatan itu, Presiden juga menyampaikan ucapan terima kasih atas kontribusi Kadin yang turut mendukung program vaksinasi nasional melalui program Vaksinasi Gotong Royong. Presiden juga berharap dengan adanya ketua dan jajaran pengurus Kadin yang baru, target vaksinasi Gotong Royong bisa segera dicapai dengan terus memastikan ketersediaan vaksinnya.

“Ini target yang telah saya berikan ke depan. Jadi, ada tiap bulan berapa, berapa, semuanya ada, semuanya. Juli kurang lebih 34 juta, Agustus 43,7 juta, kemudian September 53 juta, Oktober 84 juta, November 80,9 juta, dan Desember 71,7 juta. Ini memang target yang tidak kecil, tetapi kemarin setelah kita coba sehari bisa 1,3 juta, saya meyakini (bahwa, red) meningkatkan menjadi angka 2,5 juta itu bukan sebuah hal yang sulit asal, satu kuncinya, vaksinnya ada,” cetus presiden. (r6/b/aji)

Komentar Pembaca
Baca Juga !
.