Pemkab Koltim Kembali Siaga Corona karena Masuk Zona Merah

35
Bupati Koltim, Andi Merya Nur saat memimpin rapat penanganan Covid-19. Foto: Iwal/Rakyat Sultra.

 

TIRAWUTA – Beberapa hari lalu, Bupati Kolaka Timur (Koltim), Andi Merya Nur bersama Sekretaris Daerah (Sekda), Andi Muhammad Iqbal Tongasa, dan seluruh kepala OPD, menggelar rapat evaluasi perkembangan dan capaian dalam percepatan penanganan Covid-19.

Dalam rapat tersebut, orang nomor satu di Koltim ini menerangkan bahwa selama ini wilayahnya sudah nyaman berada di zona hijau, namun di akhir bulan Juni langsung berubah menjadi zona merah, karena ada 9 orang yang terpapar virus corona.

“Protokol kesehatan harus diperketat, sehingga saya meminta kepada bapak ibu sekalian jangan lengah. Alhamdulillah saya dengan anak-anak yang ada di mess Pemda, kami berjumlah 29 orang semua negatif,” ucapnya.

Bupati pun meminta laporan oleh gugus tugas, terkait penggunaan dana Covid-19, karena penambahan pasien memerlukan biaya tambahan untuk penyembuhan, seperti tambahan gaji honorer petugas kesehatan dan obat-obatan.

“Kita selanjutnya mencari tempat isolasi pasien covid karena di Rumah Sakit Bahteramas Kendari dan Hermina itu sudah full, jadi kita harus ambil antisipasi untuk pasien yang kena covid di Kolaka Timur. Alternatifnya rumah susun (Rusun) di Desa Tawainalu,” terang mantan wakil ketua DPRD Koltim itu.

Selain itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) dan beberapa OPD terkait, ditugaskan menyiapkan kendaraan roda empat khusus untuk mengantar pasien Covid-19 dari rumah menuju tempat isolasi mandiri, begitupun rute sebaliknya.

“Cairan disinfektan harus disemprotkan ke tepi jalan raya, termasuk ke lingkungan perkantoran Pemda dan pelayanan publik lainnya secara berkala, sehingga penanganan virus ini dapat terlaksana dengan baik namun tidak mengganggu aktivitas seluruh elemen masyarakat,” tutupnya. (p1/b/aji)

Komentar Pembaca
Baca Juga !
.