Sejumlah Pedagang Pasar Lama Kasipute Tolak Penggusuran

73

 

Sejumlah warga yang menolak adanya penggusuran di Pasar Lama Kasipute Kabupaten Bombana. Foto: IST.

 

RUMBIA – Sejumlah pedagang pasar lama Kasipute menolak penggusuran yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bombana. Tercatat, total ruko yang dibongkar rencananya sebanyak 62 unit, namun karena masih ada 10 pemilik unit ruko yang masih belum menerima kompensasi akhirnya hanya 52 unit ruko yang dieksekusi.

Perwakilan pedagang Darwis, mengatakan, pemda seharusnya melakukan peninjauan ulang atau duduk bersama untuk merinci proses ganti rugi terhadap pedagang.

“Fakta di lapangan ada sebagian pedagang yang rukonya masih bagus, mendapatkan ganti rugi yang tidak sesuai. Sementara bangunan lama yang pemiliknya sudah tidak ada mendapatkan ganti rugi yang cukup tinggi, ” ujarnya.

Lanjut dia, tidak ada niat untuk menghalangi proses penggusuran ini, hanya saja sebagian pedagang minta keadilan.

“Apalagi mereka ini sudah lama mencari nafkah di pasar ini, bahkan anak-anak kami tumbuh besar di sini semua, ” ucap Darwis.

Dia menambahkan, untuk pedagang yang sudah mendapatkan kompensasi dan merasa puas, silahkan digusur. Tetapi pedagang yang belum puas atas ganti ruginya jangan dulu dibongkar.

“Untuk itu kami berharap kepada pemda agar duduk bersama kepada pedagang-pedagang yang merasa belum puas atas ganti rugi tersebut,” harapnya.

Apalagi kata Darwis, tim yang dibentuk oleh pemda untuk menilai harga bangunan hanya turun foto-foto saja sambil jalan, tidak ada proses yang melibatkan pemilik bangunan.

Untuk diketahui Pasar Kasipute ini merupakan aset peninggalan Kabupaten Buton sebelum terbentuk Daerah Otonomi Baru Kabupaten Bombana. (din/aji)

Komentar Pembaca
Baca Juga !
.