Fahri Kembangkan Bisnis Kuliner Khas

Buka "The Taliwang Heritage Resto"

44
Fahri Hamzah berpose di depan nama restorannya. FOTO: IST.

JAKARTA, rakyatsultra.com – Wakil Ketua DPN Partai Gelora Indonesia Fahri hamzah kembali menjajal usaha bisnis kulinernya.

Pascausaha cafe dan bisnis kopinya berkembang pesat, kini dirinya kembali menjajal usaha rumah makan dengan membuka restoran kuliner khas NTB, berlokasi di Cibubur, Depok.

Mantan pimpinan DPR RI ini menamai bisnis kulinernya itu dengan nama “The Taliwang Heritage Resto”.
Restoran yang dikembangkannya berkonsep heritage back to nature. Dimana lokasinya cukup asri, nyaman dan juga kekinian mengikuti trend milenial saat ini.

Fahri mengungkapkan mengapa dirinya membuka restoran kuliner di lokasi itu, salah satunya karena lokasinya yang sangat strategis, yakni cukup dekat dengan pintu Exit Tol Cibubur, dan tak jauh pula dari Bumi Perkemahan Cibubur, Mall Cibubur dan juga Rumah Sakit.

“Karena lokasinya pas, sehingga kita buka,” tuturnya saat me-launcing pembukaan restorannya, Minggu (30/8).

Untuk sajian menu, Fahri mengaku sudah memiliki berbagai menu andalan yang akan disajikan kepada pengunjung, apalagi dengan mengusung konsep kuliner khas ala Lombok dan Sumbawa, dan ragam masakan kas juga tersaji.

Aneka menu kuliner The Taliwang Heritage Resto yang disajikan.

Seperti sebutnya, urap, palumara (singang), puyung dan berbagai macam menu masakan khas lainnya.
Menu lainnya yang disajikan meliputi ayam bakar taliwang, ayam suir plecingan, daging dan sate rembiga, juga berbagai aneka sambal tersaji di resto tersebut.

Sedangkan menu olahan seafood, tersaji aneka ikan goreng, ikan siur rempah, palumara, udang bakar tusuk madu, cumi asin pelangi, teri kecomrang, cumi masak hitam, ikan sambal dan aneka menu lainnya tersaji di The Taliwang Heritage Resto.

Dan yang tak kalah menariknya, semua menu lezat yang disajikan harganya mulai dari Rp 20 ribu saja.

Selain itu, dari sisi penyajian menu masakan, Fahri mengusung konsep pembeli langsung memilih sendiri menu masakan yang sudah tersedia, tanpa harus membaca buku daftar menu.

Dengan demikian, pengungjung bisa bebas memilih makanan yang diinginkan. “Jadi tak perlu baca daftar menu lalu di order dulu,” sebutnya.

Menurutnya, cara penyajian ini berkonsep Melayu, sehingga berbagai sajian khas masakan nusantara bisa dinikmati langsung. (ags/int)

Komentar Pembaca
Baca Juga !
.