Demi Memudahkan Sinkronisasi Data Penduduk, Dukcapil Konsel Terapkan Go Digital

36

 

Sosialisasi Penyelenggaraan, Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dalam rangka penerapan Dukcapil Go-Digital. Foto: IST.

 

ANDOOLO – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) melaksanakan sosialiasi pengelolaan informasi administrasi kependudukan dalam rangka penerapan Dukcapil Go-Digital.

Sosialisasi itu berlangsung di Kecamatan Laeya tepatnya di Puskesmas Laeya dan Desa Aepodu oleh Kepala Bidang (Kabid) Pemetaan dan Inovasi Dukcapil Konsel, Isra Jalil bersama Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Muh Ihsan.

Isra Jalil menuturkan penerapan Dukcapil Go-digital guna menyinkronkan data kependudukan masyarakat seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik, Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran maupun akta perkawinan nonmuslim bagi masyarakat Konsel.

Terlebih lagi, lanjut Isra, sinkronisasi data kependudukan sangat penting apalagi dalam hal keberlakuan BPJS Kesehatan bagi masyarakat yang hendak mendapatkan perawatan medis di rumah sakit maupun di Puskesmas.

“Begitu juga yang saat ini ditengah pandemi covid-19 tentunya masyarakat dianjurkan untuk melakukan vaksinasi. Sehingga perlunya sinkronisasi dokumen kependudukan yang nantinya sejalan dengan diterbitkannya sertifikat vaksin,” terang Isra.

Senada dengan itu, Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dukcapil Konsel, Muh Ihsan mengatakan, pentingnya sosialisasi penerapan Dukcapil Go-digital guna memberikan pemahaman kepada masyarakat dalam pemanfaatan data melalui media telekomunikasi.

Misalkan saja kata Ihsan, tak jarang ditemukan pasien di mana data BPJS dan NIK KTP elektronik yang belum sinkron sehingga menyulitkan pasien dalam melakukan aktivasi BPJS kesehatannya.

“Kita sering menemukan kasus seperti itu di tengah masyarakat. Melalui Dukcapil Go-digital maka verifikasi data pasien baik puskesmas maupun rumah sakit dalam persoalan BPJS dapat diaktivasi melalui pesan WhatsApp yang ditujukan pada Dukcapil. Masyarakat tidak perlu lagi ke kantor Dukcapil untuk mengkonsolidasi KTP elektroniknya. Tetapi bisa langsung ke nomor layanan online Dukcapil Konsel di 082299122892,” jelas Ihsan.

Langkah itu, lanjut Ihsan, untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat jika ditemukan persoalan BPJS dan NIK masyarakat yang belum teraktivasi.

“Dukcapil Konsel dengan program dan terobosannya terus berbenah menyinkronkan kartu BPJS sesuai NIK dan KTP elektronik. Begitu juga antara NIK KTP elektronik dan kartu vaksinasinya,” tandasnya.

Untuk diketahui, sosialisasi itu diikuti oleh petugas kesehatan Puskesmas Laeya, sedangkan di Desa Aepodu diikuti oleh masyarakat Desa Aepodu bertempat di Balai Desa Aepodu yang dilaksanakan sesuai standar protokol kesehatan. (ram/aji) 

Komentar Pembaca
Baca Juga !
.