Green Dirland Residence Hunian Dengan Konsep Arsitektur Modern

35
KENDARI —  Untuk Mendapatkan Hunian Bertajuk Green Dirland Residence Kendari Ini, Beli Rumahnya Gampang, konsumen cukup bayar booking block Rp2 juta saja. Jika persyaratan bank terpenuhi, rumah dibangun
dan dinyatakan layak huni, konsumen baru
melakukan akad kredit dengan Bank BTN Cabang Kendari.

 

Puwaatu Ini diproyeksikan akan cepat berkembang karena semakin mudah diakses dekat dengan terminal type A dan rumah sakit tipe C Kota Kendari.

 

Saat Ini rumah subsidi yang ditawarkan di Green Dirland Residence Kendari adalah Tipe 36, dengan spesifikasi atap baja ringan, dinding batu merah dan batako sedangkan lantai dan pondasi Tehel Dan Batu 
Kali.
Keunggulan yang lain dari Green Dirland Residence Kendari, harganya terjangkau MBR. Untuk tipe luas bangunan (LB) 36 m2 dengan luas tanah (LT) 91 m2.Harga yang dipatok Rp 156 Juta sesuai dengan Ketetapan pemerintah sejak tahun 2020.
Green Dirland Residence Kendari merupakan solusi bagi kaum millenial yang membutuhkan hunian Asri, nyaman dan memberikan kemudahan akses dalam beraktifitas S
Sehari-Hari.
Green Dirland Residence Kendari merupakan perumahan subsidi yang dibangun oleh PT.
Nasyatul Diru Utama Grup usaha dari PT. Margahayu Mega Utama yang berlokasi di 
ODIXY CAFE LT 3 JL. Supu Yusuf , Kelurahan
Korumba Kecamatan Mandonga Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara.
Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari telah memetakan lima kawasan strategis. Pengembangan kawasan tersebut untuk memudahkan pengembangan wilayah kota Kendari.
Kelima kawasan tersebut meliputi teluk Kendari Sebagai Central Bussines District (CBD).
Kota Lama sebagai pengembangan wisata, sosial dan budaya.
Wilayah Bungkutoko dan sekitarnya Akan Dikembangkan menjadi kawasan Industri.
Untuk di daerah Kambu, Pemkot menetapkan
Menjadi kawasan pertumbuhan baru dan pengembangan Pendidikan Tinggi. 
Sementara kawasan Baruga Dan Puuwatu sebagai kawasan berkembang dan terminal.
Pengembangan Kawasan Baruga Dan Puuwatu Sebagai Kawasan berkembang dan Terminal Kota.
Kedua Wilayah Itu (Baruga Dan Puuwatu) bakal dijadikan sebagai simpul transportasi regional mengingat hanya di wilayah Itu memiliki Terminal Baruga Dan Terminal Puuwatu. (p2/b)
Komentar Pembaca
Baca Juga !
.