Ini Daftar 17 Menteri Jokowi yang Tambah Kaya Selama Masa Pandemi

154

Rakyatsultra.com, –– Harta kekayaan sejumlah menteri Jokowi mengalami kenaikan di masa pandemi. Kondisi itu disampaikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disetorkan para menteri.

Dikutip dari Kompas.com, ada 58 persen menteri yang kekayaannya bertambah lebih dari Rp 1 miliar. Lalu sebanyak, 26 persen menteri kekayaannya bertambah kurang dari Rp 1 miliar.

Sedang yang melaporkan kekayaannya turun ada tiga menteri

 

Menteri yang harta kekayaannya bertambah paling tinggi adalah, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggon, yaitu meningkat sekira Rp 481 miliar.

Sedang kekayaan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto yang juga mengalami kenaikan sebesar Rp 23.382.958.500.

Selain mereka, ada sejumlah menteri lain yang kenaikan hartanya berada di atas Rp 1 miliar.

Inilah 17 menteri Jokowi yang hartanya meningkat selama masa pandemi sebagaimana dirangkum  dari situs elhkpn.kpk.go.id milik KPK:

 

1. Mahfud MD

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD dalam acara Penandatanganan

Harta kekayaan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD melaporkan hartanya mencapai Rp 25.815.316.147 pada 19 November 2019.

 

Setahun kemudian, harta kekayaan Mahfud MD naik Rp 1.316.032.120 menjadi Rp 27.131.348.267 per 31 Desember 2020.

2. Airlangga Hartarto

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto juga melaporkan adanya kenaikan harta kekayaan di atas Rp 1 miliar.

 

Pada 31 Desember 2019, Ketua Umum Partai Golkar itu memiliki harta kekayaan Rp 254.040.349.579.

Sementara pada 31 Desember 2020, Airlangga Hartarto memunyai aset dengan total Rp Rp 260.611.928.764.

Artinya, ada kenaikan harta kekayaan sebesar Rp 6.571.579.185

3. Luhut Binsar Pandjaitan

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marinves), Luhut Binsar Pandjaitan harta kekayaannya naik Rp 67.747.603.287.

Per 31 Desember 2019, Luhut melaporkan hartanya mencapai Rp Rp 677.440.505.710. Kemudian pada 31 Desember 2020, harta kekayaan Luhut bertambah menjadi Rp 745.188.108.997.

4. Pratikno

 

Menteri Sekretaris Negara, Pratikno melaporkan harta kekayaannya Rp 8.245.929.078 per 31 Desember 2019.

Pada 31 Desember 2020, harta kekayaannya menjadi Rp 10.355.477.645.

Dengan demikian, ada penambahan Rp 2.109.548.567 selama setahun.

 

5. Retno LP Marsudi

Menteri Luar Negeri, Retno LP Marsud melaporkan harta kekayaannya Rp 18.072.415.346 per 31 Desember 2019.

Setahun kemudian, pada LHKPN per 31 Desember 2020, harta kekayaan Retno bertambah Rp 7.477.566.766.

Kini, ia memiliki harta kekayaan sebesar Rp Rp 25.549.982.112.

6. Prabowo Subianto

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto melaporkan hartanya dari semula Rp 2.005.956.560.835 per 31 Desember 2019 menjadi Rp 2.029.339.519.335 per 31 Desember 2020.

Artinya, ada kenaikan harta kekayaan sebesar Rp 23.382.958.500.

7. Yasonna H Laoly

Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly memiliki harta kekayaan senilai Rp Rp 24.083.108.768 per 31 Desember 2019.

Setahun kemudian, harta Yasonna Laoly bertambah menjadi Rp 28.176.772.883 per 31 Desember 2020.

 

Total, ada kenaikan Rp 4.093.664.115 dalam setahun.

8. Sri Mulyani

Menteri Keuangan, Sri Mulyani melaporkan hartanya Rp 47.533.517.726 per 1 November 2019.

Kemudian pada 31 Desember 2020, harta Sri Mulyani menjadi Rp 53.314.459.737 alias naik Rp 5.780.942.011.

9. Budi Karya Sumadi

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi melaporkan pada 31 Desember 2019, memiliki aset senilai Rp 41.238.318.908.

Setahun kemudian, ada kenaikan Rp 1.722.364.906 menjadi Rp 42.960.683.814 per 31 Desember 2020

10. Sakti Wahyu Trenggono

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, melaporkan pada laporan LHKPN tahun 2019, memiliki harta sebanyak Rp 1.947.253.281.442.

Setahun kemudian, mantan Wakil Menteri Pertahanan tersebut melaporkan hartanya mencapai Rp 2.428.784.082.979.

Dengan demikian, harta kekayaan Trenggono naik 481 miliar atau tepatnya Rp 481.530.801.537.

11. Ida Fauziyah, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah

Politikus PKB itu semula memiliki harta kekayaan Rp 15.245.553.504 per 31 Desember 2019.

Kemudian, harta Ida Fauziyah bertambah Rp 1.842.372.053 menjadi Rp 17.087.925.557 per 31 Desember 2020.

12. Abdul Halim Iskandar, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi

Harta Abdul Halim Iskandar mengalami kenaikan sebesar Rp 2.170.708.339.

Pada 5 Desember 2019, Abdul Halim Iskandar melaporkan harta kekayaannya Rp 6.286.513.712. Pada 31 Desember 2020, harta Abdul Halim Iskandar naik menjadi Rp 8.457.222.051.

13. Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinator Penanaman Modal (BKPM)

Bahlil Lahadalia yang pada April 2021 dilantik menjadi Menteri Investasi juga melaporkan adanya kenaikan pada harta kekayaannya.

Saat menjabat sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia melaporkan harta kekayaannya sebesar Rp Rp 295.149.680.731 per 31 Desember 2019.

Setahun kemudian, harta Bahlil Lahadalia meningkat jadi Rp 300.445.709.773 per 31 Desember 2020.

Alias ada kenaikan sebesar Rp 5.296.029.042.

14. Yaqut Cholil Qoumas, Menteri Agama (Menag)

Mantan Wakil Ketua Komisi II DPR RI itu melaporkan harta kekayaannya per 31 Desember 2020 mencapai Rp 11.158.093.639.

Sebelumnya, pada LHKPN per 31 Desember 2018, hartanya berjumlah Rp 936.396.000

Dengan demikian, jumlah harta Yaqut mengalami kenaikan sebanyak Rp 10.221.697.693

15. Johnny G Plate, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo)

Data LHKPN Johnny G Plate per 31 Desember 2020 yang dilaporkan kepada KPK tercatat sebanyak Rp 189.965.884.963.

Sebelumnya, Johnny G Plate memiliki harta kekayaan sebanyak Rp. 172.201.825.921 pada laporan LHKPN per 31 Desember 2019.

Dengan demikian, jumlah harta Menkominfo itu mengalami kenaikan sebesar Rp 17.764.059.042.

16. Suharso Monoarfa, Menteri PPN/Kepala Bappenas

Harta kekayaan Menteri PPN/Kepala Bappenas itu naik Rp 9.932.101.986 dalam waktu setahun.

Dari LHKPN per 31 Desember 2019, Suharso Monoarfa memiliki harta kekayaan sebesar Rp 59.861.206.050.

Setahun kemudian, Ketua Umum PPP itu melaporkan hartanya mencapai Rp 69.793.308.036 per 31 Desember 2020.

17. Zainudin Amali, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora)

Zainudin Amali saat menjelaskan soal Desain Besar Olahraga Nasional

Per 31 Desember 2019, Zainudin Amali memiliki harta kekayaan sebesar Rp Rp 17.229.646.506.

Kemudian pada 31 Desember 2020, harta kekayaan naik menjadi Rp 19.098.803.711 atau ada kenaikan sebesar Rp 1.869.157.205. (Tribunnews)

Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Ini Daftar 17 Menteri yang Tambah Kaya Selama Masa Pandemi, Menteri Trenggono Paling Tinggi, 

Komentar Pembaca
Baca Juga !
.