Kembangkan Tanaman Porang, Pemkab Konsel Belajar Ke Madiun

10

 

Bupati Konsel, H Surunuddin Dangga saat melakukan studi banding di Madiun, Jawa Timur. Foto: IST.

 

ANDOOLO – Budidaya tanaman porang belakangan ini menjadi primadona petani di beberapa daerah, termasuk Sultra.

Itu karena komoditas perkebunan ini sangat menjanjikan dan bernilai ekspor.

Jenis tanaman umbi ini merupakan salah satu bahan yang dapat dijadikan sumber bahan makanan dan kosmetik.

Hal itu juga yang menginspirasi Bupati Konawe Selatan (Konsel) H Surunuddin Dangga ST MM tertarik untuk mengembangkan di wilayah otoritanya.

Juga mengingat wilayah Konsel merupakan daerah agraris yang cocok untuk pengembangan komoditas budidaya tanaman porang. Selain tanaman padi, jagung, kakao dan lainnya yang telah menjadi komoditas utama petani selama ini.

Demi meningkatkan pengetahuan terkait tanaman porang tersebut, didampingi Kadis Pertanian dan Holtikultura Hidayatullah, Camat Kolono Muh Taufik Amin Lar dan Ketua Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) Konsel Samsu dan Kades Ulunese Zainuddin, Bupati Surunuddin bertolak ke Kabupaten Madiun melaksanakan studi banding.

Kunjungan 01 Konsel beserta rombongan ini diterima langsung Bupati Madiun H Ahmad Dawami Ragil Saputro S.Sos bersama jajaran di Pendopo Ronggo Jumeno, Rumah Jabatannya.

Bupati Madiun mengatakan Porang merupakan tanaman yang subur di Kabupaten madiun, di mana sumber benih telah mendapat sertifikasi dari Kementerian Pertanian.

“Pengembangan Porang dilakukan dengan Sistem Perhutanan Sosial, bekerja sama dengan Perhutani, KUR dari Perbankan. Pemkab Madiun bertindak selaku pembina dan penjamin kredit,” ujarnya.

Kelompok Tani yang mau bekerjasama dan mematuhi anjuran Pemkab Madiun, terang Bupati Ahmad, diberikan SK khusus dan selalu difasilitasi bantuan.

“Menanam Porang sangat berpotensi meningkatkan kesejahteraan dan tidak ada ruginya. Olehnya jika diperlukan Pemkab Madiun siap memberi pendampingan teknis ke Pemkab Konawe Selatan,” tandas Bupati Madiun, H Ahmad menutup penyampaiannya.

Sementara Bupati Konsel H Surunuddin dalam sambutannya mengatakan, yang melatarbelakangi kegiatan Studi Banding ini dan dipimpin langsung olehnya karena banyaknya minat dan usulan masyarakat terkait Budidaya Porang serta anjuran Departemen Pertanian tentang Gerakan Ekspor Komoditas Andalan.

Disamping itu kondisi agraris yang cocok dan ketersediaan lahan yang masih luas, sehingga sangat perlu dilakukan Integrasi farming antara Budidaya Porang dan Tanaman tahunan lainnya.

“Saya pimpin langsung kunjungan ini agar pengambilan kebijakan tentang Budidaya Porang tepat sasaran dan berhasil untuk mendorong peningkatan pendapatan petani demi mewujudkan Desa Maju Konsel Hebat yang masyarakatnya unggul dan sejahtera,” ungkap Bupati Surunuddin.

Dalam kunjungannya itu, Bupati Surunuddin meninjau langsung lokasi budidaya Porang tepatnya di Desa Sumberbendo Kecamatan Sardan, selanjutnya melihat Pabrik Porang Asia Prima Konjac di Desa Kuwu, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun.

Dilokasi tersebut Surunuddin menyampaikan harapan kiranya hasil study banding dapat diimplementasikan didaerah asal dan mampu mendorong perekonomian masyarakat khususnya peningkatan kesejahteraan para petani.

“Semoga dari ilmu yang kita dapat bisa kita terapkan dan mendorong system pertanian serta penguatan ketersediaan pangan didaerah menuju masyarakat petani mandiri dan sejahtera,” harapnya.

Dengan potensi yang dapat bernilai ekonomis, Bupati bakal membantu petani dengan berupaya menganggarkan penyediaan bibit porang berkualitas plus pembinaan oleh Dinas terkait, sehingga produktifitas hasil panen memuaskan dengan mutu terjamin.

Dikesempatan itu tak lupa mantan Ketua DPRD Konsel ini didampingi Kadis Pertanian Hidayatullah meminta penjelasan teknis cara budidaya porang yang baik, seperti pemilihan lokasi, pengolahan, penyediaan bibit, cara tanam, perawatan hingga sasaran market pasca panen. (ram/aji) 

Komentar Pembaca
Baca Juga !
.