40 Mahasiswa Usultra Kursus Bahasa Mandarin

56

 

Susana kegaiatan kursus Bahasa Mandarin yang dilakukan secara virtual.

 

KENDARI – Guna meningkatkan kualitas keterampilan berkomunikasi (communication skills) , sebanyak 40 mahasiswa Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) mengikuti  kursus Bahasa Mandarin yang digelar oleh Politeknik Sultan Azlan Shah (Malaysia) bekerjasama dengan Internasional Asosiation of Management and Human Resource Development pada pekan lalu secara daring (online) .

Rektor Unsultra, Prof. Dr. Ir. Andi Bahrun mengungkapkan,  kursus Bahasa Mandarin ini merupakan sebuah kegiatan awal dan pertama kali dilakukan oleh Unsultra, tentunya ini akan menjadi sebuah dasar yang baik untuk kedepan, bisa melakukan hal yang lebih dan pihaknya sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari kegiatan tersebut.

Artinya, pihaknya diberikan sebuah ruang yang sangat baik, untuk bisa lebih terbuka menerima berbagai aspek keilmuan, terutama dalam bidang penguasaan bahasa.

Dia bilang, memang harus diakui, bahasa Mandarin merupakan salah satu bahasa yang bisa dibilang Internasional, di mana hampir di seluruh dunia warga China itu berada.

“Bahkan di Indonesia, sudah sangat banyak warga China yang masuk. Sehingga penguasaan Nahasa Mandarin ini menjadi sebuah hal yang begitu penting. Untuk itu, kegiatan seperti ini kita ikuti berpartisipasi, demi mempersiapakan para mahasiswa kami, dalam menghadapi tantangan kedepan, baik dalam dunia pekerjaan dan lain sebagainya,” ungkapnya pekan lalu. 

Ia menerangkan, kegiatan tersebut merupakan bentuk dari implementasi Memorandum of Understanding (MoU) yang telah dilakukan oleh Unsultra sebelumnya dengan pihak penyelenggara. Dan Ini sebagai wujud dari sebuah kesepakatan atau salah satu bentuk nyata dari kerja sama yang telah dilakukan.

“Intinya adalah, bagaimana bisa jalinan kemitraan yang sudah dijalani, betul-betul bisa memberikan sebuah dampakyang positif, terutama dalam peningkata mutu kualitas Sumber Daya Manusia (SDM),” ujarnya.

Dia mengatakan, kedepan, pihaknya merencanakan pembukaan kursus bahasa Mandarin di Unsultra, sebagai salah satu wujud nyata untuk terus mengeksplor berbagai wawasan, demi memperkuat komunikasi skil mahasiswa dengan berbagai bahasa.

“Kami sudah merencanakan, untuk membuat tempat kursus bahasa Mandiri, sehingga bukan hanya bahasa Inggris saja yang kita pelajari, tetapi berbagai bahasa asing kita akan coba kuasai, minimal bisa untuk percakapan sehari-hari. Tentunya tidak menutup kemungkinan, selain dua bahasa itu, akan ada lagi kursus bahasa lainnya, yang tentunya akan menyesuaikan dengan kondisi kedepan,” pungkasnya. (cr5/b/aji)

Komentar Pembaca
Baca Juga !
.