Kalah Sengketa,  Atlit PGI Sultra Tidak Lagi Memiliki Tempat Latihan Golf 

2.062

Rakyatsultra.com, KENDARI, — Atlet golf Sulawesi Tenggara yang tergabung dalam Persatuan Golf Indonesia (PGI) Sultra kini kesulitan menggelar latihan di Lapangan Golf Sanggoleo Kendari.

 

Pasalnya,  Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) diminta membayar ganti rugi lahan Lapangan Golf Sanggoleo senilai Rp4,2 miliar.

Dikutip dari Tribunnews.com, Lapangan Golf Sanggoleo yang sebelumnya diklaim milik Pemprov Sultra selama 13 tahun (sejak 2008) itu, kini berpindah tangan ke ahli waris Sangga Kelenggo, Sitti Haerani Kelenggo dkk.

 

Sejak tahun 2009, Sitti Haerani Kelenggo dkk beberapa kali memenangkan gugatan Lapangan Golf Sanggoleo, yang berlokasi di Jalan Sanggoleo, Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Provinsi Sultra.

 

Kepemilikan lahan seluas 10,5 hektar itu resmi berpindah, menyusul putusan Peninjauan Kembali atau PK Mahkamah Agung Nomor: 196 PK/2015.

 

Putusan PK Mahkamah Agung itu menguatkan putusan lembaga itu sendiri terkait kepemilikan lahan oleh penggugat Sitti Haerani Kelenggo.

 

Putusan Mahkamah Agung tersebut tertuang dalam Surat Putusan Nomor: 617 K/PDT/2011, berisi perintah ganti rugi lahan senilai Rp4,2 miliar.

 

PK Mahkamah Agung kemudian diperkuat dengan penetapan anmanning Pengadilan Negeri Kendari Nomor: 20/Pen.Pdt.Amn/2009/PN.Kdi tertanggal 17 Juni 2021.

 

Humas Pengadilan Negeri Kendari Ahmad Yani mengatakan, putusan Mahkamah Agung terakhir terkait eksekusi pembayaran sejumlah uang.

 

Berita terkait

“Perintah Mahkamah Agung adalah memerintahkan tergugat Gubernur Sulawesi Tenggara untuk membayar kepada pihak penggugat sejumlah uang Rp4,2 miliar,” kata Ahmad Yani saat ditemui di kantornya, Rabu (29/9/2021).

Menurut Ahmad Yani, putusan Mahkamah Agung itu sudah berkekuatan hukum tetap dan wajib dilakukan, sehingga Pemprov Sultra harus mematuhi putusan MA tersebut.

“Kita minta Pemprov Sultra sebagai lembaga negara mematuhi putusan pengadilan,” tegasnya.

 

Hingga saat ini, Pengadilan Negeri Kendari telah menyampaikan pemberitahuan kepada Pemprov Sultra terkait putusan MA itu.

 

Sehingga, lahan Lapangan Golf  Sanggoleo seluas 10,5 hektar milik ahli waris Sitti Haerani Kelenggo tak boleh ada aktivitas sebelum perintah MA itu dijalankan.

 

Jadwal sita eksekusi yang sedianya digelar hari ini pun ditunda, lantaran, Pengadilan Negeri Kendari masih mempelajari amar putusan MA.

 

“Dari pimpinan menyampaikan, hati-hati, pelajari betul amarnya, perintah amarnya membayar sejumlah uang, ganti rugi, bukan mengosongkan,” tandasnya.

 

Awak media mencoba mengkonfirmasi ke Ketua PGI Sultra Andi Nur Baso melalui telepon selulernya. Namun sejak berita ini diterbitkan, Andi Nur Baso belum bisa dihubungi.  (P2/Tribunnews)

Komentar Pembaca
Baca Juga !
.