Karena Pilwabup Alot, Ribuan Pendukung Diana Massi Serbu Gedung DPRD Koltim

101

 

Massa pendukung Diana Massi saat mendatangi Gedung DPRD Koltim. Foto: Iwal/Rakyat Sultra.

 

TIRAWUTA – Ribuan orang yang menyebut diri kelompok Lintas Etnis Kolaka Timur (Koltim), menyerbu Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), di Kecamatan Loea, Senin (4/10/2021).

Masyarakat yang datang dari 12 kecamatan ini, merupakan pendukung setia Diana Massi yang digadang-gadang maju sebagai calon Wakil Bupati Koltim.

Awalnya mereka berkumpul di lapangan sepak bola, Desa Lalingato, Kecamatan Tirawuta, pagi hari. Tampak ratusan kendaraan, baik roda dua maupun empat, memenuhi area sekitar lapangan.

Massa kemudian mendatangi Gedung DPRD Koltim. Beberapa perwakilan dipersilahkan masuk ruangan oleh legislatif untuk dilakukan rapat dengar pendapat (RDP).

Sementara rapat berlangsung dalam gedung, massa menunggu di luar pagar kantor. Mereka mendesak agar segera dipercepat mekanisme pemilihan Wabup Koltim yang selama ini dianggap alot.

Usai RPD, anggota DPRD dari partai yang tergabung dalam koalisi Samsul Bersama Merya (SBM), pada Pilkada 2020 lalu, bersama perwakilan masyarakat, keluar menemui massa aksi.

Anggota legislatif diberi kesempatan berbicara. Andi Musmal dari Partai Amanat Nasional (PAN), mengatakan bahwa setelah RDP hari ini, DPRD Koltim besok akan berkoordinasi bahkan mendatangi Pemprov Sultra, dalam rangka percepatan pemilihan Wabup.

Disela-sela pidato, suasana sempat sendu, saat Andi Musmal mengajak masyarakat meneriakkan yel-yel SBM saat masa kampanye lalu. Ia saling bersahutan dengan massa.

Berita terkait

“SBM ewako, SBM sosoito, SBM pancen oye, SBM becik pisan,” teriak Andi Musmal bersama massa.

Yel-yel ini kata Andi Musmal, mengingatkan kita kepada sosok almarhum bupati Samsul Bahri yang dianggap sebagai tokoh pemersatu, dari banyaknya suku yang ada di Koltim.

“Jadi ini merupakan pemersatu kita, olehnya beri kami kepercayaan. Insyaallah dalam waktu yang tidak lama akan ada progres yang baik untuk pemilihan Wabup.

Beberapa angota DPRD juga ikut berpidato, memberikan dukungannya kepada Diana Massi untuk menduduki kursi Wabup Koltim. Rahmatia Lukman dari PAN mengatakan, dirinya secara pribadi memberikan dukungan, semoga disahuti oleh Parpolnya secara baik.

Dari Demokrat, Bahrul juga menyatakan diri mendukung Diana Massi, hanya saja keputusan ada di tangan Parpol, apalagi dirinya mengaku tidak punya power karena bukan termasuk pengurus inti.

Di lain sisi, Asri Alam Andi Baso yang didapuk sebagai juru bicara (Jubir), kepada awak media mengatakan, pihaknya mendorong percepatan pengisian Wabup secepatnya, lantaran adanya geliat yang tak sesuai dengan keinginan masyarakat.

“Banyak sekarang bahasa liar, mungkin karena kepentingan politik, mereka mau menunggu sampai adanya vonis kepada bupati Andi Merya, kemudian bupati dan wakilnya diisi secara berpasangan. Kita tidak ingin seperti itu, karena nyatanya yang kosong sekarang Wabup saja,” ucapnya.

Lanjut Asri sapaan akrabnya, bupati Andi Merya sebelum OTT, sudah pernah bersurat kepada DPRD Koltim, untuk pemilihan Wabup Koltim, sehingga ini harus ditindaklanjuti secepatnya.

“Terkait penjelasan DPRD tadi, puas tidak puas itu subjektif. Tapi tadi masyarakat sudah menangkap harapan itu. Jika ini masih alot terus, gerakan dari bawah pasti terjadi lagi,” tutupnya. (p1/b/aji)

Komentar Pembaca
Baca Juga !
.