Pengurus Dekranasda Konut Resmi Dilantik

54
Pelantikan Pengurus Dekranasda Konut

 

WANGGUDU- Menindaklanjuti Surat Keputusan Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sulawesi Tenggara nomor 02.11/Dekranasda/PROV/SK/10/2021.

Pemerintah Kabupaten Konawe Utara pada Senin (25/10/2021) mengadakan pelantikan Dewan Pengurus Dekranasda Kabupaten Konawe Utara yang diketuai oleh Hj. Nur Ponira dan Hj. Sarlina Abuhaera sebagai wakil.

Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Harian Dekranasda Provinsi Sulawesi Tenggara Dr. H. Nur Endang Abas sekaligus melantik Dewan Pengurus Dekranasda Kabupaten Konawe Utara.

Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh Bupati Konawe Utara H. Ruksamin dan Wakil Bupati H. Abu Haera selaku dewan pembina Dekranasda Kabupaten Konawe Utara.

Ruksamin selaku bupati sangat mengapresiasi terbentuknya dewan lengurus dekranasda ini, terlihat dengan dihadirkannya Desainer Nasional Defrico Audy dan dipercayakan untuk mengolah kain tenun asli Konawe Utara.

Dengan terbentuknya Dekranasda Kabupaten Konawe Utara, Ruksamin berharap dapat menjalankan pembangunan masyarakat yang bertumpu pada nilai-nilai agama dan kebudayaan.

“Dengan terbentuknya dekranasda ini, tugas kita meningkatkan kualitas produk melalui sumber daya pengrajin, pengembangan desa berbasis kerajinan dan peningkatan promosi dan pemasaran,” ucapnya.

“Untuk itu, Pemkab membutuhkan mitra untuk melaksanakan upaya-upaya tersebut. Dekranasda yang dilantik hari ini merupakan organisasi nonpemerintah sebagai mana mitra pemerintah daerah untuk menggali, melindungi, bersaing, membina dan mengembangkan seni kerajinan berbasis warisan budaya-budaya bangsa,” ungkap Ruksamin.

Bupati Konawe Utara juga berharap potensi yang ada di Konut bisa Go Nasional bahkan Internasional agar bisa dinikmati bukan hanya masyarakat Konawe Utara atau Sulawesi Tenggara saja.

”Kain khas yang telah kita gunakan ini, baik itu warnanya, motifnya, sudah ada HAKI nya di Kementerian, yang artinya sudah mempunyai kekuatan hukum,” tambah Ruksamin.

Hj. Nur Endang Abas selaku Ketua Harian Dekranasda Provinsi Sulawesi Tenggara memberikan apresiasi yang sangat besar dalam berlangsungnya acara ini, yang mana dalam sambutannya Ibu Hj. Nur Endang Abas menyebut acara pelantikan Dekranasda kabupaten ini rasa provinsi, dimana acara ini menampilkan tarian dan peragaan busana khas daerah serta didukung multimedia yang menambah tampilan menjadi lebih atraktif.

”Dekranasda provinsi tidak dapat berbuat apa-apa dan tidak dapat melaksanakan apa-apa tanpa didukung Dekranasda kabupaten/kota. Yang punya kain, yang punya tenun, yang punya brand itu adalah kabupaten. Kami hanya sebagai perantara, kami hanya fasilitator, kami hanya pembuat regulasi kebijakan tekait pengembangan-pengembangan itu. Tetapi yang kemudian implementasinya, penjabarannya di lapangan adalah Pengurus Dekranasda kabupaten/kota setempat,” ungkap Nur Endang. (p3/b/aji)

Komentar Pembaca
Baca Juga !
.