Tingkatkan Sinergitas, BMKG dan Ditjen Hubdat Gelar Sekolah Lapang Cuaca Perairan di Sultra

82
Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Kendari Sugeng Widarko (Kiri), Kepala BPTD XVIII Sultra Dr. Benny Nurdin, MH., (Kanan)
Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Kendari Sugeng Widarko (Kiri), Kepala BPTD XVIII Sultra Dr. Benny Nurdin, MH., (Kanan)
Rakyatsultra.com, KENDARI, —  Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Kendari Sugeng Widarko untuk pertama kalinya mengadakan pelatihan terkait deteksi dini cuaca kepada SDM perhubungan di Kantor BPTD Wilayah XVIII Sultra.
Kegiatan yang dilaksanakan sehari ini menghadirkan narasumber dari BMKG dan diikuti unsur BPTD XVIII Sultra, Disnav Kendari, KSOP Kendari dan Pelindo Cabang Kendari dan dibuka secara resmi secara virtual oleh Kepala Pusat Metereologi BMKG, Eko Prasetya. Senin (25/10/2021).
Dalam sambutannya, Eko Prasetya menyampaikan bahwa kerjasama ini perlu ditingkatkan guna memudahkan penyebaran dan pemanfaatan informasi cuaca maritim sehingga celah-celah kecil potensi  terhadap kecelekaan di laut  yang disebabkan oleh gangguan cuaca dapat di ketahui sejak dini dan  dapat dimitigasi.
Selain itu, kerjasama ini juga akan ditindaklanjuti dilapangan, dengan memberikan informasi cuaca perairan, cuaca penyeberangan dan cuaca pelabuhan dibeberapa pelabuhan di Sulawesi Tenggara secara rutin kepada petugas BPTD (syahbandar) yang ada di lapangan melalui media komunikasi yang telah disepakati secara bersama.
Senada dengan Kepala Pusat Metereologi BMKG, Kepala Stasiun Meteorologi Maritim  Kendari senang bisa membangun kerjasama dengan Kepala BPTD XVIII Sultra, melalui kegiatan tersebut petugas di lapangan dapat memberikan informasi akurat tentang cuaca perairan dan akan sangat membantu dari sisi aspek keselamatan dan Keamanan pelayaran di provinsi sulawesi tenggara. 
Berita terkait
 “ini pertama kali kami melaksanakan kegiatan sekolah lapang cuaca perairan, yg bertujuan untuk mengedukasi para petugas syahbandar terkait informasi cuaca” ujar Sugeng Widarko.
Kepala BPTD XVIII Sultra Dr. Benny Nurdin, MH.,

Sementara itu Kepala BPTD XVIII Sultra Dr. Benny Nurdin, MH., dalam sambutannya mengatakan, bahwa berdasarkan UU No 17 Tahun 2008,  diamanatkan keselamatan keamanan pelayaran yg di dalamnya termasuk cuaca di perairan.

 

 

 “ini sangat penting karena Sultra sebagai provinsi kepulauan yg berada di perairan laut Banda maka dibutuhkan SDM yg handal  untuk mendeteksi cuaca maritim. Olehnya saya menyambut baik dan jika perlu kegiatan ini jangan hanya berhenti sampai disini tapi terus dilanjutkan, bila perlu 3 bulan atau 6 bulan sekali” ujar Benny.

 

Pria kelahiran Kabupaten Bantaeng itu menjelaskan bahwa saat ini ada 26 pelabuhan penyeberangan yang diawasi dan nantinya menyusul tiga pelabuhan penyeberangan yang sudah selesai dalam mendukung  KSPN  Wakatobi. Tidak hanya itu, akan hadir juga dua pelabuhan penyeberangan  untuk  mendukung KPPN Baubau.

 

Benny berharap dengan dilaksanakannnya kegiatan ini komunikasi dan koordinasi intens akan lebih terbangun antara sesama petugas dilapangan, dan inilah yang diharapkan oleh Menteri Perhubungan  dan Dirjen Perhubungan Darat dalam rangka memberikan pelayanan yang baik kepada para pengguna jasa dan penyedia jasa angkutan penyeberangan dan angkutan laut di perairan termasuk sungai dan danau.
“Dengan Kegiatan ini, nantinya insan perhubungan akan memberikannya pelayanan yang lebih baik kepada para pengguna jasa dan penyedia jasa angkutan penyeberangan dan angkutan laut di perairan termasuk sungai dan danau,” pungkasnya. (P2)
Komentar Pembaca
Baca Juga !
.