Unsultra Sepakat Kerja Sama dengan Tiran Group

13

 

Direktur Utama PT. Tiran Group, Dr. C.H.M Sattar Taba dan Rektor Prof. Dr. Ir. Andi Bahrun melakukan penandatangan MoU. Foto: Dirma/Rakyat Sultra.

 

KENDARI – Guna mendorong dan meningkatakan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) kembali menyepakati perjanjian kerja sama atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Tiran Grup pada Senin (12/10/2021).

Direktur Utama PT. Tiran Group, Dr. C.H.M Sattar Taba mengungkapkan  kerja sama ini bukan hanya dalam bentuk pendidikan saja, tetapi semua.

Pihaknya akan berinvestasi, karena ada lapangan kerja dan usaha dalam hal ini pemenuhan tenaga kerja dan lain-lain sebagainya, untuk itu pihaknya harus bekerja sama dengan universitas.

“Kapan lagi kita akan memberdayakan masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra) kalau bukan kita yang memperdayakan. Tentu kita harapkan kalau bisa semuanya adalah masyarakat Sultra dalam hal pembangunan dan pengembangan perusahaan Tiran Group baik untuk pembuatan smelter,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, smelter ini nantinya terinti proyek, tetapi ada tenaga-tenaga dari Sultra yang akan diperbantukan di sana. Untuk pembangunan smelter di Konawe Utara itu sementara dalam penandatanganan kontrak, kemudian  dibayar uang mukanya setelah itu diproses kurang lebih 4-5 bulan dan mesin-mesin sudah selesai serta dikapalkan.

“Realisasi pembangunan smelter itu ditargetkan paling lama akhir Tahun 2022 itu sudah selesai satu unit smelter. Namun kita akan bangun sampai 4 unit smelter. Untuk itu kita mohon doanya semuanya agar pembangunan smelter ini lancar,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Prof. Dr. Ir. Andi Bahrun mengatakan, semua perguruan tinggi termasuk Unsultra membutuhkan  mitra terutama untuk implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Karena pihaknya menginginkan agar alumninya siap beradaptasi dengan berbagai macam dinamika global nasional maupun daerah serta mereka sudah harus siap kerja.

“Salah satu resepnya adalah mahasiswa harus mengambil pengalaman sejak semester 1 sampai seterusnya. Dengan adanya program magang dan praktek di tempat perusahaan yang baru saja kita lakukan MoU. Mudah-mudahan alumni Unsultra tidak banyak lagi yang menganggur dalam arti mereka sudah siap kerja,” terangnya.

Ia menuturkan, banyak peluang yang akan terbuka dengan beroperasinya perusahaan dari Tiran Grup. Dimana sesuai dengan komitmennya bahwa mereka akan menyerap dan memberikan prioritas  untuk tenaga tenaga kerja yang dari Sulawesi Tenggara. Kami sebagai perguruan tinggi tentu punya tantangan tersendiri untuk mempersiapkan lulusan sesuai dengan yang dibutuhkan oleh Tiran Group.

Lanjutnya, salah satu resepnya adalah MoU serta bagaimana Tiran Group datang berbagi ilmu dan pengalaman kepada para mahasiswa Unsultra. Sebaliknya dosen dan juga mahasiswa melakukan magang di sana sehingga mereka tahu apa yang dibutuhkan dan skill apa diperlukan, sehingga kita perlu mempersiapkannya dengan kurikulum.

“MoU yang kita lakukan tentu berkaitan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, terkait pendidikan dan pengajaran khususnya pengawasan sumber daya manusia. Nanti di Break Down melalui Mou, tergantung kegiatan-kegiatan termasuk penyerapan tenaga kerja, magang, workshop dan kuliah umum dan lain sebagainya,” pungkasnya. (cr5/b/aji) 

Komentar Pembaca
Baca Juga !
.