Warga Konsel Ramai-ramai Minta Perbaikan Infrastruktur Jalan saat Reses DPRD

25

 

 

Reses DPRD di salah satu daerah pemilihan  Kabupaten Konsel. Foto: IST.

 

ANDOOLO – 35 Anggota DPRD Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) melaksanakan reses masa sidang ketiga Tahun 2021 di daerah pemilihan (Dapil) masing-masing.

Reses dilaksanakan sejak 5 Oktober hingga 14 Oktober 2021. Dewan Konsel melaksanakan reses dengan melakukan kunjungan kerja, baik yang dilakukan secara perorangan maupun secara berkelompok.

Hal itu dibenarkan oleh Sekretaris Dewan (Sekwan) Konsel, Drs Jeni.

Menurutnya, saat ini 35 anggota dewan dari empat dapil sementara melaksanakan reses dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat di daerah konstituennya.

“Pelaksanaan reses masa sidang tiga dilaksanakan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Kali ini pelaksanaannya dibatasi. Seperti konstituen atau masyarakat yang hadir. Sebab untuk menghindari penyebaran virus Corona,” jelas Jeni.

Reses di Dapil II yakni Kecamatan Basala, Benua, Angata, Mowila, Landono, Sabulakoa, Ranomeeto Barat dan Ranomeeto dipimpin langsung oleh ketua DPRD Konsel, Irham Kalenggo.

Menurut Irham, saat menyerap aspirasi di Kecamatan Basala, rata-rata masyarakat mengusulkan perbaikan jalan desa dan perbaikan infrastruktur pertanian seperti persawahan.

Perbaikan jalan, kata Irham, seperti peningkatan jalan poros di Desa Lambandia sepanjang dua kilometer. “Begitu juga jalan yang menghubungkan antara Kabupaten Kolaka Timur dan Konsel sepanjang 4,2 kilometer,” ujar Irham.

Irham menyebut persoalan gerbang tapal batas juga menjadi usulan warga. Misalkan kata dia, pembuatan batas gerbang antara Kabupaten Konawe dan Konawe Selatan tepatnya di Desa Tunduno Kecamatan Ranomeeto Barat.

“Infrastruktur jalan masih menjadi prioritas. Misalkan di Desa Awalo Kecamatan Benua, jadi usulan peningkatan jalan poros Desa Awalo begitu dengan pengaspalannya. Sebab desa ini menghubungkan antara Kecamatan Angata dan Kecamatan Buke kurang lebih tiga kilometer,” paparnya.

Selain itu, lanjutnya, peningkatan jalan Desa Tapundoi yang merupakan daerah penghasil kelapa sawit terbesar di Konsel.

Di dapil dua kata Irham, peningkatan dan pengaspalan infrastruktur mayoritas usulan warga. Secara umum, lanjut dia, usulan tersebut bersifat merata hampir di setiap kecamatan dan desa. (ram/aji) 

Komentar Pembaca
Baca Juga !
.