Genjot Pencapaian Vaksin, Anggota DPRD Kendari Minta Pemkot Fungsikan RT/RW

9

 

Rajab Jinik

 

KENDARI – Ketua Komisi III, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari, Rajab Jinik meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari memungsikan RT/RW demi mengenjot capaian vaksinasi di Kota Lulo. 

Pasalnya, berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari, capaian vaksinasi, Minggu 21 November 2021 untuk dosis pertama sebesar 65,10 persen. Sedangkan dosis kedua mencapai angka 44,28 persen.

Rajab pun menyarankan agar Pemkot Kendari melalui Dinkes bisa memberlakukan sistem jemput bola vaksinasi di rumah-rumah masyarakat sehingga herd immunity (kekebalan kelompok) cepat tercapai.

“Pemerintah juga jangan bosan-bosan untuk terus turun dan mengimbau, peran kelurahan RT/RW itu harus segera difungsikan. Sekarang kita butuhkan peran Pemerintah Kota Kendari atau Sekretaris Daerah Kota Kendari bersurat kepada RT/RW untuk menjemput bola tentang vaksinasi ke rumah-rumah masyarakat. Kalau kita menunggu kesadaran masyarakat itu sendiri saya pikir perlu waktu,” ungkapnya, Senin (22/11/2021) saat dimintai keterangan awak media.

Menurutnya, Pemkot Kendari harus melakukan pendekatan kepada masyarakat sehingga bisa mengetahui problem ataupun masalah sehingga masyarakat enggan untuk bervaksin. 

Berita terkait

“Karena jangan sampai ada psikologi mereka (masyarakat, red) tidak mau ke rumah sakit atau ke tempat umum karena informasi-informasi yang hari ini simpang siur di pemikiran mereka, sehingga kita butuhkan pendekatan. Kan tujuannya pemerintah herd immuntynya mencapai 70 persen. Ya kalau belum mencapai strategi apa lagi. Kalau menurut kami dari DPRD, ya…! jemput bola turun ke rumah-rumah masyarakat, ” terang politikus Golkar ini.

Disamping itu, Rajab juga meminta kesadaran masyarakat untuk menyukseskan program vaksinasi pemerintah.

“Sekarang kesadaran masyarakat. Kita butuhkan saat ini dengan adanya vaksinasi, kalau misalnya kita mau kehidupan di Kota Kendari itu normal, masyarakat harus berlomba-lomba untuk vaksin,” pintanya.

Seperti yang dikatakan Wali Kota Kendari, sebelumnya, pihaknya pun bakal terus memaksimalkan vaksinasi sehingga masyarakat bisa kebal dari paparan virus yang menyerang sistem pernafasan ini.

“Vaksinasi 64,04 pesen, doakan ya mudah-mudahan Desember sudah bisa tercapai,” ungkap Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir baru-baru ini.

Sebagai informasi, berdasarkan data Dinkes Kota Kendari, total sasaran vaksinasi mencapai 265.147 jiwa yang menyasar tenaga kesehatan, pelayan publik, lansia, masyarakat umum dan rentan, remaja dna gotong royong.

Minggu, 21 November capaian vaksinasi dosis pertama sebesar 65,10 persen atau 172.608 jiwa. Sedangkan dosis kedua sudah mencapai angka 44,28 persen atau 117.419 jiwa. (r6/b/aji)

Komentar Pembaca
Baca Juga !
.