Dikbud Sebut Mubar Masih Kekurangan Guru

15

 

Sudarmawan.

 

LAWORO- Pemkab Muna Barat (Mubar) hingga kini masih kekurangan tenaga guru. Penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dua tahun terakhir di wilayah otoritas bupati Achmad Lamani, tak membuat sekolah-sekolah memadai tenaga pengajarnya. Itu artinya, Bumi Praja Laworo masih membutuhkan guru untuk disebar pada daerah terpencil.

Hal itu, berdasarkan pengakuan sekretaris dinas (Sekdis) Pendidikan Nasional l, Sudarmawan. Kata dia, setiap sekolah yang ada di Mubar sangat kekurangan guru PNS. Utamanya, pada Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Pada dasarnya Mubar masih membutuhkan tenaga guru. Karena kita masih banyak sekolah-sekolah kekurangan pegawainya,” kata Sekdis Diknas Mubar, Sudarmawan, diruang kerjanya, Senin (6/12/2021).

Untuk menjamin mutu pendidikan disekolah, lanjut Sudarmawan, pihaknya juga mengangkat Guru Tidak Tetap (GTT). Saat ini jumlahnya, ada 403 orang guru non PNS yang pembiayaannya dibebankan pada APBD.

“Tetapi kan itu juga, belum bisa memenuhi. Kita mau angkat lagi GTT, kuotanya sudah terpenuhi. Makanya, penerimaannya dipending dulu. Kalaupun ada usulan dari sekolah-sekolah mengenai GTT, akan dipelajari dulu sesuai kebutuhan. Kalau dianggap urgen, maka tetap diakomodir,” terangnya.

Kendati begitu, kata mantan Kabid diinstansi tersebut, ada penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk formasi guru. Sehingga, nantinya, pihaknya akan melihat, penempatan dari guru PPPK.

“Mudah-mudahan saja, itu bisa menjawab apa yang menjadi kebutuhan di sekolah-sekolah terpencil. Utamanya, pada guru olahraga,” tandasnya. (m1/b/aji)

Komentar Pembaca
Baca Juga !
.