FIB UHO Dorong Peningkatan Kapasitas Pelaku Kesenian

43
Kegiatan workshop pengembangan ekonomi kreatif subsektor seni pertunjukan. 

KENDARI-rakyatsultra.com — Dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Halu Oleo (UHO) sekaligus praktisi, Abdul Alim, menjadi pemateri pada workshop pengembangan ekonomi kreatif subsektor seni pertunjukan.

Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Istana Tolaki, Jl Martandu Kelurahan Kambu, Kendari, Sultra, Senin (6/12), dengan materi terkait transformasi kesenian daerah ke dalam berbagai bentuk seni pertunjukan serta pemertahanan budaya dan pertunjukan modern.

Abdul Alim menyebutkan kegiatan tersebut guna mengambil dan menguatkan kapasitas pelaku kesenian khususnya seni pertunjukan.

Selain itu, bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku kesenian khususnya di bidang ekonomi kreatif.

“Karena memang persaingan kita ini khususnya seni pertunjukan semakin besar, apalagi jika seni pertunjukan dijadikan sebagai objek pariwisata,” kata Abdul Alim.

Selain itu untuk memperkuat kapasitas pelaku kesenian dalam mengemas seni pertunjukan tradisional menjadi sesuatu yang bisa menghasilkan uang bagi masyarakat.

“Jika melihat ini adalah bagian daripada amanah undang-undang, ada 10 yang diwajibkan dalam kemajuan kebudayaan daerah, termasuk seni, itu harus dimunculkan kembali,” jelasnya.

Tentunya, hal itu bertujuan agar kebudayaan daerah bisa dikenal lebih luas lagi.

Selain itu, upaya pemerintah dalam hal ini melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara, juga melakukan penetapan warisan budaya harta benda khususnya seni sebagai upaya perlindungan.

“Itu sudah dilakukan, upaya perlindungan, sehingga daerah harus mempunyai kepentingan untuk itu, untuk memajukan seni-seni tradisional antara lain seni pertunjukan,” tutupnya. (RS)

Komentar Pembaca
Baca Juga !
.