Jokowi Resmikan Bendungan Ladongi dari Atas Perahu Naga

Bisa Jadi Lokasi Wisata Baru

17
Jokowi Resmikan Bendungan Ladongi dari Atas Perahu Naga.

 

TIRAWUTA – Dengan menaiki perahu naga, Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Bendungan Ladongi di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Selasa (28/12/2021).

Selanjutnya, Presiden Jokowi yang didampingi sejumlah menterinya langsung menjajal bendungan yang baru saja diresmikan dengan menumpangi perahu naga.

Diketahui, pada peresmian bendungan berkapasitas 45,9 juta meter kubik dengan luas lahan 222 hektare itu, Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi, dan Pj. Bupati Kolaka Timur, Sulwan Aboenawas.

“Dengan mengucap bismillahirahmanirahim Bendungan Ladongi di Kabupaten Kolaka Timur, Provinsi Sulawesi Tenggara pada pagi hari ini saya nyatakan diresmikan,” ujar Presiden Jokowi di atas perahu naga.

Orang nomor satu di Indonesia itu berharap, kehadiran bendungan tersebut bisa memenuhi kebutuhan air untuk pertanian dalam rangka mendukung kemandirian, kedaulatan, dan ketahanan pangan.

Berita terkait

Bendungan Ladongi Siap Diresmikan Presiden

“Tanpa air tidak mungkin kita bisa mencapai yang namanya ketahanan pangan yang baik, kedaulatan pangan yang baik, dan kemandirian pangan yang baik,” imbuhnya.

Kata dia, disamping untuk fungsi irigasi bagi empat kabupaten di sekitarnya, Bendungan Ladongi juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai salah satu destinasi wisata, terutama wisata air.

“Tadi saya mencoba memakai perahu, mendayung, karena memang arahnya waduk ini juga bisa dipakai sebagai tempat wisata sehingga ini menjadi tanggung jawab kabupaten maupun provinsi untuk nanti pengembangan selanjutnya,” ungkapnya.

Dari data Kementerian PUPR, Bendungan Ladongi juga berfungsi untuk penyediaan air baku sebanyak 120 liter per detik, reduksi banjir sebesar 176,6 meter kubik per detik, dan potensi listrik sebesar 1,3 megawatt. Bendungan ini dibangun pada 2016-2021 dengan biaya Rp1,2 triliun.

Usai meresmikan bendungan ladongi, Presiden dua periode ini selanjutnya bertolak ke Bandara Haluoleo dan selanjutnya terbang menggunakan pesawat Kepresidenan menuju Boyolali Provinsi Jawa Tengah. (cr2/b/aji)

Komentar Pembaca
Baca Juga !
.