Kadis Pariwisata: Diperlukan Kerjasama Bangkitkan Sektor Seni Pertunjukan

53
Kadis Pariwisata Sultra La Ode Saifuddin (tengah) memberikan materi Pengembangan Ekonomi Kreatif subsektor Seni Pertunjukan, Senin (6/12), kepada para pegiat seni budaya dan komunitas seni budaya. 

KENDARI, rakyatsultra.com – Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sultra La Ode Saifuddin mendukung penuh upaya langkah-langkah optimalisasi pengelolaan Taman Budaya Kendari milik Pemprov Sultra menjadi tempat diselenggarakannya event seni budaya, baik dalam skala lokal maupun nasional hingga internasional

Untuk itu, dirinya juga mendukung penuh Taman Budaya Kendari bisa seperti Taman Ismail Marzuki (TIM) di Jakarta, dimana TIM telah menjadi salah satu lokasi yang  ramai dikunjungi masyarakat lintas kalangan untuk menyaksikan atau mengikuti berbagai kegiatan kesenian dan pertunjukan (event) budaya di lokasi ini.

Kondisi itu pula yang membuat TIM tidak pernah sepi dari kegiatan dan pengunjung. Sehingga hal itu pula yang membangkitkan ekonomi kreatif.

Kedepan lanjutnya, Taman Budaya Kendari bisa menjadi salah satu lokasi yang bisa menarik minat warga untuk hadir kesana, dengan diaktifkannya taman tersebut sebagai pusat seni – budaya, arena pergelaran kesenian, budaya dan edukasi dan lainnya.

Untuk itu, pihaknya di dinas pariwisata sangat mendukung bisa bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Sultra selalu pengelolal Taman Budaya Kendari dalam rangka pendukung pertumbuhan ekonomi kreatif di Sultra dari subsektor seni-budaya.

“Jadi kita ini sangat mendukung sekali optimalisasi taman budaya kendari dengan berkolaborasi berbagai pihak, dalam rangka meningkatkan ekonomi kreatif dan pengembangan pariwisata” tuturnya saat membawakan materi Pengembangan Ekonomi Kreatif Subsektor Seni Pertunjukan,  Senin (6/12) yang dihadiri para pegiat budaya, komunitas-komunitas seni yang ada di Sultra, di salah satu hotel di Kendari.

Dijelaskannya dalam pengembangan ekonomi kreatif, pihaknya siap bersinergi dengan berbagai pihak, apalagi ada 17 subsektor yang masuk dalam bidang ekonomi kreatif. Sehingga memerlukan kerjasama dan sinergitas dengan berbagai pihak.

“17 sektor yang ada di bidang ekonomi kreatif ini tidak bisa berjalan sendiri-sendiri dalam pengembangannya, tapi perlu ada kerjasama dan dukungan dari berbagai pihak,” terangnya.

Dirinya juga mendukung upaya para pelaku ekonomi kreatif dan komunitas-komunitas seni, mengelar berbagai event kesenian dan budaya, yang akan berdampak pada tumbuhnya ekonomi kreatif yang ada di Provinsi Sultra.

Sektor seni pertunjukan merupakan sektor yang menarik perhatian masyarakat karena masyarakat bisa melihat langsung berbagai jenis seni pertunjukan yang disajikan.

Sehingga butuh kerjasama lintas sektoral, untuk mengembangkan sektor seni pertunjukan, yang bermuara pada peningkatan ekonomi kreatif. (ags)

Komentar Pembaca
Baca Juga !
.