Mau Bertemu BPN Muna, Keluarga Besar Almarhum La Gunti dan La Gea Bersihkan Lahan PLTU Lasunapa

124

 

Keluarga besar almarhum La Gunti dan La Gea membersihkan lahan rencana untuk pembangunan PLTU Lasunapa.

 

RAHA- Upaya keluarga besar almarhum Wa Napa dan La Gea mempertahankan tanah warisan terus dilakukan.

Setelah berjuang melalui jalur diplomasi dilevel pemerintahan, seperti unjuk rasa di Kementerian BPN/ATR Wilayah Sultra, kini mereka gotong-royong membersihkan lahan yang berada di Tanjung Loji, Dusun Ghai, Desa Lasunapa, Kecamatan Duruka tersebut.

Pada Minggu (5/12/2021) pagi, ada sekira 50 orang yang berstatus sebagai anak, cucu dan cicit dari almarhum Wa Napa, turun gunung membersihkan tanah leluhur.

Mereka tak ingin, lahan yang sudah dikelola sejak tahun 1970 itu, kembali dicaplok oknum-oknum, yang katanya, ada dari pihak pemerintah kecamatan.

Tindakan sekelompok orang yang ingin menyerobot lahan itu, menyusul ada kabar bahwa pembangunan PLTU Lasunapa bakalan dilanjutkan kembali, setelah sepuluh tahun lamanya terhenti.

Kini, bidang tanah milik almarhum Wa Napa dan La Gea yang berada dilokasi pembangunan PLTU, telah dibersihkan.

Meski belum seluruhnya, mereka akan kembali turun lagi, sembari memagari areal lahan yang ada.

Pembersihan ini juga adalah bagian dari rencana sebelum pertemuan dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Muna yang sudah berjanji akan bersama-sama meninjau lokasi lahan PLTU itu.

“Kita bersihkan lahan ini, karena memang ini hak kami, selaku ahli waris,” kata Jufruddin anak almarhum La Gea, yang memprakarsai pembersihan lahan.

Tak banyak tuntutan dari para ahli waris. Jika memang itu, lahan Almarhum Wa Napa dan La Gea, dijadikan sebagai lokasi PLTU, secara otomatis harus ada ganti rugi lahan, yang diberikan pada pemilik yang sah. Jangan ada lagi, oknum yang mengatasnamakan lahan, demi mengejar keuntungan dengan cara-cara kurang beretika. (m1/b/aji) 

Komentar Pembaca
Baca Juga !
.