Terduga Pelaku Calo Penerimaan Calon TKL Morosi Dibekuk Polisi

296

 

Terduga Pelaku Calo Penerimaan Calon TKL Morosi yang Dibekuk Polres Konawe, Jumat (3/12/2021).

 

UNAAHA – Terduga pelaku calo penerimaan perekrutan calon Tenaga Kerja Lokal (TKL) inisial HT (31) warga Kelurahan Ambekairi, Kecamatan Unaaha, Konawe, tak berkutik saat dibekuk oleh Penyidik Tindak Pidana Umum Reserse Kriminal Polres Konawe, Jumat sore (3/12/2021).

HT ditahan atas tindak pidana penipuan dan penggelapan, dimana HT berperan sebagai calo dalam prekrutan TKL yang akan bekerja di Perusahaan industri PT Virtue Dragon Nikel Industri dan PT Perusahaan industri PT Obsidian Stainless Steel (OSS) yang beroperasi di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe.

Kapolres Konawe Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Wasis Santoso, S. IK melalui Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Ajun Komisaris Polisi (AKP) Jakob N Kamaru, S. IK mengungkapkan, yang bersangkutan telah ditahan berdasarkan surat perintah penahanan dengan nomor surat Sp. Han/ 57 / XII/2021/ Sat Reskrim.

Jakub membeberkan, kasus dugaan pungli calon TKL itu dilakukan penyelidikan setelah pihaknya menerima laporan dari salah satu korban.

Korban mengaku tertipu puluhan juta rupiah dengan iming-iming akan diloloskan menjadi Tenaga Kerja di salah satu perusahaan pemurnian bijih nikel di Morosi tersebut.

Namun, setelah MoU Pemerintah Daerah (Pemda) dengan perusahaan berakhir dan perekrutan tenga kerja diambil alih kembali pihak perusahaan, korban belum juga dipanggil masuk kerja.

Berdasarkan laporan tersebut, Jakub menyebut pihaknya langsung melakukan rangkaian penyelidikan dan penyidikan terkait dugaan pungli dalam penerimaan Calon Tenaga Kerja Lokal di Morosi.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan korban, penyidik telah mengantongi alat bukti yang cukup sehingga dilakukan penetapan tersangka dan penahan terhadap HT.

“Penyidik telah melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan mengantongi alat bukti sehingga dilakukan penetapan tersangka dan dilakukan penahan. Tersangka kita tahan untuk 20 hari ke depan,” beber Jakub.

Mantan Kapolsek KP3 Kendari ini menambahkan, terkait perkara ini, pihaknya masih terus melakukan pengembangan dan pendalaman untuk mengungkap siapa saja yang terlibat praktik pungli dalam penerimaan calon TKL.

Kata dia, jika dalam pengembangan kasus itu ditemukan alat bukti yang cukup terkait adanya keterlibatan pihak lain, maka Sat Reskrim Polres Konawe akan melakukan proses hukum lebih lanjut.

Untuk membantu dan memudahkan polisi dalam mengungkap kasus tersebut, Perwira Pertama Polisi berpangkat tiga balak di pundak itu mengimbau kepada masyarakat yang menjadi korban penipuan oleh oknum calo untuk segera melaporkan ke Polres Konawe.

“Kami akan terus mengusut tuntas semua calo dalam perekrutan CTKL di Morosi,” pungkasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, terduga pelaku disangkakan dengan pasal 378 KUHP subsider pasal 372 KUHP dan ancaman hukuman 4 tahun penjara. (cr2/b/aji)

Komentar Pembaca
Baca Juga !
.