VDNI Sepakat Naikkan Upah Gaji Karyawan Tahun Depan

1.031

 

Tampak pertemuan antara pihak Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) bersama Serikat Karyawan (Sekar) VDNI dan Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe melalui Dinas Ketenagakerjaan.

KENDARI – Pihak Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) sepakat menaikkan upah gaji karyawan di tahun ini. Hasil keputusan ini keluar usai pihak perusahaan bersama Serikat Karyawan (Sekar) VDNI dan Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe melalui Dinas Ketenagakerjaan melangsungkan rapat di Politeknik VDNI, Sabtu (4/12/2021).

 

Kenaikan upah tunjangan dan insentif bagi karyawan ini tak lepas dari usulan Sekar VDNI kepada pihak manajemen perusahaan pada Kamis, 2 Desember lalu.

 

Kepada Harian Rakyat Sultra, Ketua Sekar VDNI, Bahar mengatakan, bahwa rapat tersebut merupakan pertemuan kedua yang dilakukan oleh Sekar VDNI yang sebelumnya di pertemuan pertama dilakukan oleh Sekretaris Umum Sekar VDNI untuk membicarakan terkait usulan kenaikan upah buruh dan tunjangan VDNI di 2022.

 

“Berdasarkan hasil pertemuan, perusahaan PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) akan menaikkan tunjangan dan insentif buruh pada tahun 2022 mendatang. Hal ini disampaikan langsung oleh asisten HRD PT VDNI Abdul Haris Maulana saat menerima Serikat Karyawan (Sekar) VDNI diruang asisten HRD terkait usulan kenaikan upah tunjangan serta insentif buruh VDNI pada 2 Desember 2021,” ungkapnya, Minggu (5/12/2021).

Menurut Asisten HRD VDNI, lanjut Bahar, usulan kenaikan upah yang telah diusulkan oleh Sekar VDNI mendapat respon positif dari pimpinan perusahaan berdasarkan rapat seluruh manajemen VDNI. Terkait hal ini, Bahar pun mengapresiasi langkah menajemen perusahaan.

 

“Saya pribadi dan seluruh pengurus Sekar VDNI sangat berterima kasih dan mengapresiasi kebijakan HRD dan manajemen yang mau menerima usulan kenaikan upah, uang makan, tunjangan dan lain-lain untuk karyawan VDNI dan Sekar VDNI siap menyosialisasikan kenaikan upah ini di tahun 2022 kepada seluruh karyawan disetiap departemen atau devisi,” ungkap Bahar.

Ia memastikan, upah terendah perusahaan tidak akan lebih rendah dari Upah Minimun Provinsi (UMP) Sulawesi Tenggara (Sultra) sebagaimana yang telah ditetapkan sesuai dengan surat keputusan Gubernur nomor 607 tahun 2021 tentang penetapan kenaikan Upah Minimun Provinsi Sultra tahun 2022.

“Atas atensi besar PT VDNI terhadap permintaan upah yang diusulkan Sekar maka, saya secara pribadi mewakili seluruh karyawan mengucapkan terima kasih kepada pihak perusahaan dan Sekar VDNI akan selalu menjadi wadah untuk memperjuangkan kesejahteraan buruh. Mudah-mudahan kedepannnya kesejahteraan buruh akan semakin membaik,” cetus Bahar.

Diketahui, berdasarkan hasil rapat, kenaikan upah ini akan disampaikan secara resmi setiap devisi-devisi di perusahaan pada 10 Desember 2021. (r6)

Komentar Pembaca
Baca Juga !
.