Wapae Jaya Jadi Fokus Pembangunan Kawasan Perkotaan

269

 

 

Kadir.

 

LAWORO-Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Muna Barat (Mubar) telah menggagas pembangunan kawasan perkotaan yang difokuskan di Wapea Jaya, Kecamatan Tiworo Tengah.

Desain besar dari instansi teknis tersebut, bakal dilakukan medio Januari 2022 mendatang.

Hal itu dilakukan demi mengembangkan wilayah transmigrasi serta untuk menunjang perekonomian ibu kota kabupaten setempat.

Pembangunan kawasan perkotaan itu, telah masuk dalam rencana satuan kawasan permukiman.

Tentunya, itu telah masuk dalam program prioritas Kementerian. Apalagi, telah ada transmigrasi binaan yakni Lakabu dan Mamuntu.

“Jadi, program ini masuk dalam APBN. Karena, masuk dalam program prioritas Kementerian. Masterplannya sudah ada. Penyusunan dokumen juga sudah tuntas. Rencana titik locusnya di Wapae Jaya,” kata Plt Kadis Nakertrans Mubar, Kadir, diruang kerjanya, Rabu (1/12/2021).

Berita terkait

Pemilihan Wapae Jaya sebagai sentral pengembangan kawasan perkotaan, lanjut Kadir, bukan tanpa alasan. Melainkan, ada indikator yang dinilai memenuhi persyaratan.

Disana, ada perbankan, tata letak dasar perkotaan serta sudah terbentuk satuan permukiman.

“Sehingga, memang ini, layak untuk pusat kawasan perkotaan baru. Insyaallah, Januari atau Februari tahun depan, tim dari pusat akan turun tinjau,” terang Kadir.

Berkaitan dengan itu, untuk mendukung rencana tersebut, ia mengaku, pembangunan bakalan digenjot disana.

Mulai dari pembenahan infrastruktur jalan, drainase dan jembatan, jalur-jalur pusat pertokoan sebagai pusat pengembangan ekonomi, pasar ditingkatkan, serta pembukaan akses jalan yang menghubungkan produksi-produksi pertanian ke kawasan kota.

“Semua akan dilakukan. Ini juga dimaksudkan untuk menunjang kehidupan kawasan induk, mendukung perekonomian kawasan induk dalam hal ini ibukota kabupaten. Tinggal akses-akses perekonomian dari pusat produksi, seperti jalan dan jembatan diperbaiki,” terang Kadir.

Dengan demikian, dalam hal pengembangan kawasan perkotaan, Kadir mengatakan, infrastruktur dasar bisa terpenuhi seiring dengan perkembangan. Tak menutup kemungkinan, bakalan menjadi daerah maju nantinya. Sebab, akselerasi pembangunan dilakukan cepat dan terintegrasi.

“Diakhir masa jabatan bupati, semua sudah kelihatan. Dan ini, disesuaikan dengan visi dan misi pemerintah kabupaten dan Kementerian. Target tuntas 2024 mendatang. Sebab, pembangunannya akan dilakukan secara berkesinambungan. Apalagi, Muna Barat, sebagai daerah prioritas Kementerian 100 kabupaten/kota yang ada di Indonesia. Semoga, berjalan sesuai dengan keinginan dan harapan masyarakat,” tandas Kadir. (m1/b/aji)

Komentar Pembaca
Baca Juga !
.